Rabu, 07 Agustus 2013

sejarah dan Kedudukan Asalmuala Sibayak di Tanah karo

Global News : Sibayak / Raja


Raja (Sibayak) si lit i Taneh Karo mulana empat ngenca. Sibayak siempat ras piga-piga Raja Urungna ngikutken sitersinget piga-piga perbapan si enggo ndekah umurna bagepe si tersurat emekap:
1. Kerajaan Sibayak Lingga
Merga Sibayakna Karo-karo Sinulingga, inganna tading i Kuta Lingga. Kerajaan Sibayak Lingga eme simbelinna i Taneh Karo, lit 6 Urungna emekap:
- Urung XII Kuta ringan i Kabanjahe
- Urung si III Kuru ringan i Lingga
- Urung Naman ringan i Naman
- Urung Tiga Pancur ringan i Tiga Pancur
- Urung Teran ringan i Batukarang
- Urung Tiganderket ringan i Tiganderket

2. Kerajaan Sibayak Sarinembah
Merga Sibayakna Sembiring Meliala, inganna tading i Kuta Sarinembah, lit 4 Urungna, emekap:
- Urung XVII Kuta ringan i Sarinembah
- Urung Perbesi ringan i Perbesi
- Urung Juhar ringan i Juhar
- Urung Kutabangun ringan i Kutabangun
3. Kerajaan Sibayak Suka
Merga Sibayakna Ginting Suka, inganna tading i Kuta Suka, lit 4 Urungna emekap:
- Urung Suka ringan i Suka
- Urung Sukapiring ringan i Seberaya
- Urung Ajinembah ringan i Ajinembah
- Urung Tengging ringan i Tengging
4. Kerajaan Sibayak Barusjahe
Merga Sibayakna Karo-karo Barus, inganna tading i Kuta Barusjahe, lit 2 Urungna emekap:
- Urung si VII Kuta ringan i Barusjahe
- Urung si VI Kuta ringan i Sukanalu
Jenari tersinget maka ibas kejerangen Kutabuluh Simole lit ringan sekalak Raja. Raja e sinursur Raja ka eme si ringan i Kutamale, mergana Perangin-angin. Raja sitersinget e tuhu-tuhu mbelin kuasana janah ia me ikuten ras penungkunen rayat si tading ije. Ia ngenca iakuina rajana, emaka dungna ia enggo irajaken jadi Sibayak Kutabuluh.
5. Kerajaan Sibayak Kutabuluh
Merga Sibayakna Perangin-angin, inganna tading i Kutabuluh, lit 2 Urungna emekap:
- Urung Namohaji ringan i Kutabuluh
- Urung Liangmelas ringan i Kuta Marding-ding.

Karo Web .Or .Id

Sejarah dan Silsilah Sembiring Brahmana.

Global News : Sejarah dan Silsilah Sembiring Brahmana.

MEGIT BRAHMANA

Pada abad 16, Seorang Guru Mbelin dari India bernama Megit Brahmana datang ke Tanah Karo. Kedatangan Megit Brahmana ke Tanah Karo pertama kali ke kampung Sarinembah, tempat seorang muridnya dulu di India berkasta Kstaria Meliala bermukim. Brahmana disebut juga golongan Sarma atau tertinggi dalam kasta di India.
Bersama muridnya ini Megit Brahmana berangkat menuju kuta Talun Kaban (sekarang Kabanjahe) dimana ada sebuah Kerajaan Urung XII Kuta yang rajanya adalah Sibayak Talun Kaban bermerga Purba.
Di daerah itu dia disambut hangat oleh Sibayak dan rakyatnya. Megit Brahmana menuturkan pada Sibayak ingin menyebarkan agama pemena (baca : Hindu) di daerah itu. Maksud kedatangan Megit dan muridnya ini disambut hangat oleh raja dan rakyatnya. Di daerah itu pula Megit Brahmana kemudian disegani sebagai pemuka agama. Sibayak lalu mengangkatnya sebagai penasehat pribadinya.

MEGIT BRAHMANA DAN GURU TOGAN RAYA

Suatu hari Sibayak menuturkan masalahnya pada Megit Brahmana kalau dia mempunyai permasalahan dengan Guru Togan Raya. Tanah-tanah perladangan rakyatnya di kampung Raya dan Samura telah direbut oleh Guru itu. Guru Togan Raya bermerga Ketaren adalah seorang dukun sakti yang disegani semua orang. Dia berasal dari kampung Raya. Namanya Togan berarti menentang siapa saja yang menghadangnya. Guru itu mempunyai kerbau banyak. Kemana saja kerbau yang digembalakannya pergi maka tanah itu menjadi miliknya. Orang-orang yang punya tanah tidak berani menentangnya. Siapa yang menentang berarti mati.
Sibayak mengharapkan bantuan Megit Brahmana untuk bernegoisasi dengan Guru Togan. Megit Brahmana dan muridnya orang Meliala tersebut menyanggupinya. Mereka lalu membuat tempat pemujaan di ladang-ladang rampasan Guru Togan Raya.
Suatu hari ketika sedang bersemedi, mereka bertemu Guru Togan Raya. Mereka tidak ada saling berucap kata-kata namun menyatukan batin. Mereka saling menghargai dan menghormati. Ternyata setelah bertutur, Megit Brahmana dan Meliala adalah Anak Beru Guru Togan Raya. Akhirnya mereka menyampaikan maksud tujuan mereka. Guru Togan Raya mengabulkannya. Semua tanah perladangan Sibayak Talun Kaban dikembalikannya.
Semua orang Purba dan anak berunya menyambutnya dengan sukacita. Sejak saat itu hubungan merga Purba dan Ketaren semakin harmonis. Tempat pemujaan itu kemudian dinamakan Barung-Barung Berhala, karena banyak patung-patung berhala pemujaan Guru Mbelin Mbelin Brahmana. Sekarang Barung Berhala telah menjadi Kuta Berhala.

MECU, MBARU, MBULAN

Karena keinginan Sibayak agar kedua Guru Mbelin itu tidak pergi dari kampungnya Talun Kaban, maka Sibayak mengawinkan mereka dengan gadis pilihan dari keluarganya. Guru Mbelin Brahmana akhirnya mendapat 3 putra yang kemudian diberi nama Mecu, Mbaru, dan Mbulan.
Suatu hari Sibayak Talun Kaban dan pengawalnya berburu babi hutan. Rombongannya menyusuri lembah lau Gurun dan sampai ke sebuah pokok kayu bernama ‘buah’. Tiba-tiba anjing yang menyertai mereka mengonggong ke satu tempat. Di situ ada seekor kepiting besar. Sibayak melemparkan lembingnya dari bekas kepiting itu keluar air jernih, tempat itu kemudian dinamakan Lau Cimba Simalem.
Kemudian Sibayak Talun Kaban, memindahkan kampungnya dari Talun Kaban ke seberang jurang sungai Lau Cimba Simalem. Kuta itu kemudian diberi nama Rumah Kabanjahe. Kabanjahe artinya hilir kaban, karena kampung ini dihilir kampung Kaban dari merga Kaban.
Di kampung itu berdiri Rumah Derpih, Rumah Selat, Rumah Buluh, Rumah Galuh untuk putera-putera Sibayak. Sementara Guru Mbelin Brahmana mendirikan rumah-rumah anaknya yang bernama Rumah Mecu, Rumah Mbaru, dan Rumah Mbulan.
Sementara Guru Mbelin Meliala mendirikan rumah anaknya di sebelah timur yang bernama Rumah Julu. Lalu berdiri pula Rumah Jahe dari merga Purba Kuta Kepar. Dan terakhir Rumah Bale juga dari merga Purba.

MECU BRAHMANA DAN KETURUNANNYA

Mecu Brahmana mempunyai keturunan. Keturunannya kemudian menyebar ke Bulan Julu dan Namo Cekala
Sedangkan di Rumah Mecu Kabanjahe keturunanannya mempunyai 4 rumah adat tetapi dibawah pengulu kesain Rumah Mbaru.

MBULAN BRAHMANA DAN KETURUNANNYA

Mbulan Brahmana mempunyai anak lelaki beberapa orang. Salah satunya menjadi pengulu di kesain Rumah Mbulan Tanduk. Rumah adatnya ada dua.
Salah seorang anak laki-lakinya yang paling sulung pergi merantau ke kaki Sinabung. Disana dia kawin dengan seorang Beru Perangin-angin dan mendapat beberapa orang anak. Suatu hari keluar dari sebuah lubang kerbau yang sangat banyak dan tidak habis-habisnya. Putera Mbulan Brahmana bersama anak-anaknya kemudian menutup lubang itu, Dari lubang itu akhirnya tumbuh Buluh Kayan yaitu bambu yang bertuliskan aksara Karo.
Buluh Kayan bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Orang-orang dari berbagai kuta berduyun-duyun datang ke kampung itu untuk berobat, Akhirnya kampung itu semakin ramai dan disebut Guru Kinayan yang berasal dari kata Guru Buluh Kayan
Kemudian putra dari Brahmana di Guru Kinayan itu melanjutkan warisan bapanya sebagai Guru Kinayan. Sementara bapanya akan melanjutkan perjalanan. Mulai saat itu semua keturunannya disebut Sembiring Guru Kinayan.
Suatu saat datanglah musim kemarau. Anak Mbulan Brahmana dan puteranya yang lain mendaki Gunung Sinabung untuk melihat daerah mana yang ada airnya. Terlihat mereka sebuah kolam air di sebelah hilir Lau Biang.
Brahmana keturunan Mbulan itu melanjutkan perjalanannya ke kampung itu bersama anak laki-lakinya yang lain. Sementara anak laki-lakinya yang menjadi dukun penyembuh tetap tinggal di Guru Kinayan. Tibalah mereka di kampung Perbesi. Anak laki-lakinya kawin dengan Perangin-angin Sebayang. Keturunannyalah yang menjadi Brahmana Perbesi.
Brahmana keturunan Mbulan itu suatu hari menggembalakan kerbau-kerbaunya yang banyak dari Guru Kinayan dan mendirikan barung-barung di Limang. Kerbau-kerbau yang digembalakannya bertambah banyak. Akhirnya dia menetap di Limang. Keturunannya kemudian menjadi Brahmana Limang
Salah seorang keturunan Brahmana Perbesi pergi ke Kuta Buara dan bermukim disana
Sementara keturunannya yang lain pergi ke Bekawar di Langkat dan kawin dengan gadis disana. Keturunannyalah yang menjadi Brahmana Bekawar di Langkat Hulu. Keturunannya mendiami kampung Salapian dan Bahorok.

MBULAN BRAHMANA DAN KETURUNANNYA

Mbaru Brahmana kawin dengan Beru Purba. Keturunannya mendiami Rumah Mbaru di Kabanjahe. Salah satu kempunya mendirikan Rumah Kitik.
Salah satu keturunannya pindah ke kampung Singa. Keturunannyalah semua Brahmana Singa.
Keturunannya yang lain merantau ke Deli Tua. Disana dia kemudian menetap. Dan menjadi Anak Beru Deli Tua.

BRAHMANA, GURUKINAYAN, PANDIA, COLIA, MUHAM

Lima merga Sembiring yang disebut Sembuyak yaitu Brahmana, Gurukinayan, Pandia, Colia, dan Muham. Selain Gurukinayan yang memang berasal dari Brahmana, ketiga merga yang lain diduga mempunyai kasta yang sama di India. Kelima merga ini satu perahu dalam Kerja Mbelin Paka Waluh yaitu tradisi menghanyutkan abu pembakaran mayat (ngaben) ke sungai Lau Biang yang dipercaya akan bertemu dengan sungai Gangga di India.
Kelima sembuyak ini kemudian sepakat kalau keturunan mereka tidak boleh saling mengawini. Perjanjian kelimanya dilakukan di sebuah kuta yang kemudian disebut Limang.

Karo Web .Or.Id

Seni Budaya Karo Di Indonesia

Global News : Karya Seni Suku Karo
Sebagai masyarakat yang telah menetap, tentu saja, masyarakat Karo juga telah menghasilkan karya-karya sebagai apresiasi jiwa seninya. Hal ini tentu tampak dari hasil karya seninya. Beberapa karya seni yang berkembang dalam masyarakat Karo adalah Seni suara, Seni gerak, Seni tenun, Seni bangunan, dan Seni sastra.
Berikut adalah keterangan singkatnya.
01. Seni Suara (Erkata Gendang)
Diketahui bahwa sebelum tahun 1800-an suku Karo belum mengenal seni suara secara mendalam. Namun, setelah melalui perjalanan waktu yang panjang, muncullah tanda-tanda nyata seni suara tersebut. Sebagai awalnya, masih berupa vokal panjang seperti memanggil seseorang , memanggil binatang peliharaan, menghalau burung, dan lain sebaginya. Dapat dikatakan suara-suara tersebut bersahut-sahutan dan ditemukan nada tertentu. Dari suara yang bersahut-sahutan timbullah seni suara walaupun masih belum memiliki tempo dan nada yang biasa. Dan, ketika satu lagu muncul maka lagu-lagu lainnya juga akan turut mengikut. Kemudian seiring berjalannya waktu timbullah orang yang memiliki keahlian menyanyi dan menggelutinya sebagai profesi yang kerap dipanggil sebagai perende-ende. Lagu ini masih berbau sedih dan digunakan untuk mengantar suatu cerita, doa, dan syukur, serta masih sejenis baik yang dinyanyikan oleh wanita maupun pria.
 





02. Seni Gerak/ Tari (Landek/ Perkolong-kolong)
Dalam bahasa Karo, tari disebut landek. Pola dasar dari tari Karo ialah: posisi tubuh, gerakan tangan, gerakan naik turun (endek) disesuaikan dengan tempo gendang dan gerak kaki. Pola dasar tari itu harus pula ditambah variasi tertentu sehingga tarian tersebut menarik dan indah.
 
Tari tradisional Karo dilihat dari bentuk dan acara penampilannya dapat dibedakan atas tugas jenis yakni:
1. Tari yang berkaitan dengan adat
Tari yang berkaitan dengan adat ialah tari yang dibawakan sewaktu adanya kegiatan adat. Misalnya, pada acara memasuki rumah baru disertai pemukulan gendang, pesta perkawinan, acara kematian, dan lain sebaginya. Tari adat biasanya dilakukan bersama kelompok marga atau kelompok sangkep nggeluh. Titik berat dalam penampilan tari pada acara adat ialah keseragaman dan kesopanan tanpa mengabaikan unsur keindahan. Hal tersebut dikarenakan tari dan gendang peranannya ialah untuk mengantarkan kelompok yang menari menyampaikan sepatah kata bagi keluarga yang mengadakan acara adat. Jadi tari yang dibawakan bukan untuk hiburan namun disisi lalin sebagai pelengkap kata dan untuk menarik perhatian semua orang yang hadir.
2. Tari yang berkaitan dengan religi
Tari yang berkaitan dengan religi biasanya dibawakan oleh datu (guru) yang pada saat-saat tertentu boleh diikuti oleh keluarga pelaksana acara religi. Tari yang dibawakan oleh datu, dukun, atau guru, disesuaikan dengan tari khusus bercorak religi, seperti: Tari Mulih-mulih, tari Tungkat, tari Erpangir ku Lau, tari Baka, tari Begu Deleng, tari Muncang, dan sebagainya.
Semua gerakan tarian religi gerakannya disesuaikan dengan pengiring dan guru yang melakonkannya seperti kebiasaan di samping tekanan ilmu dan roh pengikutnya. Jadi jelas bahwa gerakan itu tidak merupakan gerakan yang teratur berdasarkan tata cara secara umum.
3. Tari yang berkaitan dengan hiburan
Tari yang berkaitan dengan hiburan dapat digolongkan sebagai tari umum. Penampilan tari itu agak luwes namun tidak terlepas dari unsur kehormatan, keserasian, dan keindahan. Tari yang sifatnya hiburan dibawakan oleh sepasang atau lebih muda-mudi, biasa juga dilakukan secara kelompok (aron).
Tari yang bersifatnya hiburan mencakup bermacam jenis tari. Tari Topeng (gundala-gundala) salah satu tari yang dibawakan penari khusus yang berpengalaman. Tari Gundala-gundala tidak hanya menunjukkan gerak tetapi juga mengandung unsur ceria.

03. Seni Tenun (Mbayu)
Pakaian tradisional Karo merupakan salah satu unsur kebudayaan Karo pakaian Karo memiliki banyak ragan dan tentu saja guna yang berbeda juga. Pakaian ini di tenun oleh para wanita Karo dengan menggunakan kembaya (semacam kapas) yang dijadikan benang dan dicelup dengan alat pewarna yang dibuat dari bahan kapur, abu dapur, kunyit, dan telep (semacam tumbuhan).
Secara umum pakaian tradisional Karo dapat dibagi tiga bagian, yaitu: pakaian sehari hari, pakaian untuk pesta, dan pakaian kebesaran. Pakaian sehari terdiri dari pakaian untuk pria yaitu batu gunting cina lengan panjang, tutup kepala yang disebut tengkuluk atau bulang serta sarung. Sedangkan untuk wanita terdiri dari baju kebaya leher bulat, sarung (abit), tutup kepala (tudung), dan kain adat bernama Uis Gara yang diselempangkan. Pakaian pesta hampir sama dengan pakaian sehari-hari. Hanya saja, pakaian pesta lebih bersih atau baru dan dikenakan dengan sopan. Dan, pakaian kebesaran terdiri dari pakaian-pakaian yang lengkap serta digunakan pada saat pesta seperti pesta perkawinan, memasuki rumah baru, upacara kematian, dan pesta kesenian.
 
Ragam atau jenis pakaian tradisional Karo ialah sebagai berikut :
1. Uis Arinteneng
Uis Arinteneng terbuat dari kapas atau kembayat yang ditenun. Warnanya hitam pekat hasil pencelupan yang disebut ipelabuhken. Pakaian ini digunakan untuk alas pinggan pasu-pasu tempat Emas Kawin, alas pinggan pasu tempat makanan bagi pengantin sewaktu acara mukul (acara makan bersama) pada malam setelah selesai pesta adat, sebagai pembalut tiang pada peresmian atau acara memasuki adat rumah, dan membayar hutang adat kepada kalimbubu dalam acara kematian.
2.Uis Julu
Bahannya sama dengan bahan Uis Arinteneng. Warnanya hitam dengan corak garis-garis putih berbentuk liris. Keteng-keteng-nya berwarna merah dan hitam disebut Keteng-ketang Bujur. Ada yang disebut keteng-keteng sirat yang diberi ragam corak ukiran. Pinggir ujungnnya memilii rambut (jumbai). Pakaian ini diguanakan sebagai gonje (sarung laki-laki), membayar hutang adat (maneh-maneh), nambari (mengganti) pakaian orang tua laki-laki, dan untuk selimut (cabin).






3. Uis Teba
Hampir sama dengan sama dengan uis julu. Perbedaannya ialah garis-garis Uis Teba agak jarang sedangkan Uis Julu agak rapat. Warnanya hitam, pinggiran ujungnya memiliki rambu/jumbai. Pakaian ini juga diketeng-keteng, warnanya merah putih ada juga yang berukir dan tebal. Pakaian ini digunakan untuk maneh-maneh; bagi perempuan yang meninggal, tudung bagi perempuan, mengganti pakaian orang tua (bagi ibu), dan alas pinggan tempat emas kawin sewaktu melaksanakan pembayaran kepada pihak mempelai perempuan.
 

4. Uis Batu Jala, dan pakaian-pakaian yang lain seperti Uis Kelam-kelam, Uis Beka Buluh, Uis Gobar Dibata, Uis Pengalkal, Gatib Gewang, Uis Kapal Jongkit, Gatip Cukcak, Uis Gara-Gara, Uis Perembah, Uis Jujung-Jujungen, Uis Nipes Ragi Mbacang, uis Nipes Padang Rusak, Uis Nipes Mangiring, dan Uis Nipes Benang Iring.
04. Seni Sastra
Bahasa Karo adalah bahasa sehari-hari yang digunakan oleh masyarakat Karo. Ruang lingkup penggunaan bahasa tersebut hanya pada tempat tinggal yang masyarakatnya mayoritas suku-suku Karo. Dalam percakapan sehari-hari, masyarakat Karo tidak memerlukan susunan bahasa yang teratur sekali. Yang perlu adalah pemahaman tentang bahasa yang digunakan.
Kendatipun demikian, penggunaan bahasa Karo yang benar dan baik tetap diperlukan karena dengan cara demikian akan memberikan suatu gambaran bagi pendengar bahwa yang berbicara memiliki wibawa serta dapat dipercaya. Pemilihan dan penempatan kata-kata yang tepat pada suatu kalimat akan menciptakan suasana tersendiri, dengan kata lalin di dalamnya telah terdapat unsur yang menarik dan indah didengar. Itu telah berarti terjalinnya suatu bahasa bernilai seni sastra atau kesusastraan. Seni sastra itu sendiri dalam bahasa Karo dapat digolongkan dengan pengertian Cakap-Lumat.Seni sastra (cakap lumat)oleh masyarakat Karo digunakan dalam suasana tertentu. Untuk lebih memperindah dan untuk membuat lebih menarik, seni sastra yang digunakan terkadang harus diselang-selingi dengan pepatah, perumpamaan, pantun, dan gurindam.
Hasil karya sastra masyarakat Karo umumnya terlestarikan lewat mulut- ke mulut dan saat ini sudah ada beberapa hasil karya tersebut yang dibukukan. Hasil tersebut, baik dalam rupa pantun, gurindam, perbandingan (anding-anding), bintang-bintang (mirip dengan pantun), bilang-bilang (cetusan rasa sedih), cerita berupa mitos, dan legenda. Beberapa cerita, dongeng, dan legenda yang telah jamak dikenal oleh masyarakat Karo adalah;cerita Putri Hijau, Sibayak Barusjahe, Pawang Ternalem Guru Pertawar Reme, Si Beru Rengga Kuning, dan Si Beru Karo Basukum.

05. Seni Ukir
Walaupun kehidupan masyarakat Karo pada waktu dulu dalam keadaan serba sederhana, namun beberapa orang seniman mampu menyumbangkan karyanya. Karya itu umumnya dimulai dengan sederhana dan dengan maksud untuk menolak bala, menangkal roh jahat, dan untuk dipercaya memiliki kemampuan pengobatan. Kemudian dalam perkembangannya dari waktu ke waktu, kebiasaan membuat ukiran tersebut tidak lagi dipandang dari segi kekuatan daya penangkalnya. Lukisan itu telah dipandang sebagai suatu yang memiliki keindahan sehingga dikembangkan sebagai karya seni. Paling tidak ada empat tempat karya seni ini ditempatkan, yaitu: pada bangunan tradisional Karo (rumah adat, jambur, geriken, dan gereta guro-guro aron), pada benda-benda pecah-belah (gantang beru-beru, cimba lau, abal-abal, busan, petak, tagan, kampil, dan alat kesenian), pada pakaian adat Karo (uis kapal, uis nipes, dan baju), dan pada berbagai benda perhiaan (gelang, cincin, kalung, pisau, ikat pinggang, dan lain sebagainya).
Bila dilihat dari bentuk nama ukiran Karo, beberapa di antaranya tercipta atas dorongan dan pengaruh lingkungan alam, manusia, binatang, dan tumbuh-tumbuhan. Hal ini dapat dibuktikan atas adanya bentuk dan nama ukiran tersebut. Ragam ornamen Karo relatif banyak beberapa di antaranya adalah: tupak salah silima-lima, tupak salah sipitu-pitu, desa siwaluh, panai, bindu metagah, bindu matoguh, tapak raja Sulaiman, pantil manggus, indung-indung simata, tulak paku petundal, lipan nangkih tongkeh, kite-kite perkis, tutup dadu/cimba lau, cenkili kambing, Ipen-ipen, lukisan suki, pucuk merbung bunga bincole, surat buta, pengretret, bendi-bendi (pengalo-ngalo), embun sikawiten, pucuk tenggiang, litab-litab lembu, lukisan tonggal, keret-keret ketadu, taruk-taruk, kidu-kidu, lukisan pendamaiken, bulang binara, tanduk kerbau payung, bunga gundur, raja Sulaiman, bunga lawang, tudung teger, lukisan umang, lukisan para-para (gundur mangalata), embun sikawiten II, tulak paku, lukisan kurung tendi, osar-osar, ukiren sisik kaperas, galumbang sitepuken, ukiren kaba-kaba, likisen tagan, dan masih banyak lagi jenis ornamen yang lain.



 

06. Seni Musik
Di samping hasil karya seni yang telah diterangkan di atas, seni musik juga berkembang dalam masyarakat Karo. Sebagaimana diketahui, bahwa masyarakat Karo sejak dahulu telah mengenal seni musik. Identitas masyarakat Karo juga terbukti dari berbagai jenis alat musik. Seni musik tersebut dibuat dari bahan-bahan yang dapat diperoleh dari alam sekitar.
Gendang Karo disebut dengan lima sedalinen artinya seperangkat gendang yang terdiri dari lima bagian.
 
Bagian itu adalah:
1. Gendang Indungnya
Gendang ini terbuat dari kayu pohon nangka dengan cara melobanginya dari pangkal sampai ke ujung dan dimainkan oleh seorang penabuh. Kemudian lubang pada kedua ujung pangkalnya ditutup dengan kulit napuh (kancil) dan antara bingkai yang satu dan yang lainnya diikat dengan tali. Bingkai gendang tersebut berguna untuk menciptakan tinggi rendahnya suara pukulan. Alat pemukulnya terdiri dari dua buah pemukul yang terbuat dari kayu.
 
2. Gendang anaknya
Gendang anakna hampir sama dengan gendang indungnya. Hanya saja, gendang anaknya terdiri dari dua gendang besar dan kecil. Si penabuh memukulnya dengan satu pemukul untuk menabuh yang besar dan satu lagi untuk menabuh yang kecil.
3. Gung (gong)
Gong terbuat dari sejenis logam kuningan atau kangsa. Gong tersebut termasuk besar, garis menengah lingkarannya kira-kira 75 cm dan dipegang oleh seorang tenaga.
 
4. Penganak (gong kecil)
Bentuk dan bahan penganak sama dengan gong. Hanya saja, gong (gung) lebih besar dari pada penganak. Garis tengahnya kira-kira 20 cm.
 
5. Sarunai
Sarunai adalah salah satu jenis alat musik tiup. Benda in terbuat dari pohon saluntam (semacam perdu) yang dilubangi dari ujung pangkal yang satu ke ujung pangkal yang lain dan diberi lobang pengatur suara.
 
07. Seni Bangunan (Mbangun)
Dalam suku Karo, begitu banyak seni bangunan yang dihasilkan. Bukan semata rumah adat tetapi juga banyak lain. Pada dasarnya fungsi dari bangunan lain itu, tidak jauh beda dengan fungsi rumah adat si waluh jabu tersebut.
Berikut adalah Beberapa jenis karya seni bangunan lain dalam masyarakat Karo.
1. Geriten
Geriten adalah rumah kecil yang beratap ijuk berbentuk segi empat dengan empat tiang setinggi l.k. 6 m. Bagian bawah dapat digunakan sebagai tempat duduk dan di sebelah atas khusus untuk tengkorak para leluhur yang disimpan dalam kotak-kotak khusus.
 
2. Jambur
Bangunan agak luas beratap ijuk, yang digunakan sebagai tempat musyawarah keluarga atau ke kerabat atas dasar Dalinken Si Telu. Dan dewasa ini sudah digunakan untuk pesta karo, baik suka cita/ perkawinan dan sebagainya atau duka cita.
 

3. Batang
Batang merupakan tempat padi atau yang sama fungsinya dengan lumbung padi.
 
4. Lige-lige
Lige-lige merupakan suatu bangunan yang dibuat dari kayu dan bambu, bersegi empat, dengan tinggi k.l. 15 meter dan di sekelilingnya dipasang daun muda enau (janur). Ini merupakan tempat yang digunakan untuk kuburan bagi para leluhur yang telah mati dan dikuburkan kembali. Acara di tempat ini digunakan dengan menggunakan gendang serune untuk acara tari-tarian atau acara adatnya.
5. Kalimbaban
Kalimbaban memiliki bentuk yang hampir sama dengan lige-lige tepi kalimbaban lebih besar. Dan upacara adat penguburan leluhur pun lebih besar dari pada upacara narik lige-lige.
6. Sapo gunung
Adalah bangunan kecil seperti rumah yang dibangun beratap ijuk digunakan sebagai tempat mayat yang diusung dari rumah duka ke kuburan.
7. Lipo
Adalah bangunan berbentuk rumah kecil beratap ijuk sebagai kandang ayam dan burung peliharaan.
8. Si Waluh Jabu
Rumah Adat Karo disebut juga Rumah Siwaluh Jabu karena pada umumnya dihuni oleh Waluh Jabu (delapan keluarga), selain rumah si waluh jabu ada juga rumah adat yang lebih besar yaitu Sepuludua Jabu (dua belas keluarga) yang dulu terdapat di kampung Lingga, Sukanalu dan rumah adat yang terbesar adalah Rumah adat Sepuluenem Jabu yang pernah ada di Kampung Juhar dan Kabanjahe, tetapi sekarang rumah adat Sepuludua Jabu dan Sepuluenem Jabu sudah tidak ada lagi. Setiap Jabu (keluarga) menempati posisi di Rumah Adat sesuai dengan struktur sosialnya dalam keluarga. Letak Rumah Adat Karo selalu disesuaikan dari arah Timur ke Barat yang disebur Desa Nggeluh, di sebelah Timur disebut Bena Kayu (pangkal kayu) dan sebelah barat disebut Ujung Kayu. Sistem Jabu dalam Rumah Adat mencercerminkan kesatuan organisasi, dimana terdapat pembagian tugas yang tegas dan teratur untuk mencapai keharmonisan bersama yang dipimpin Jabu Bena Kayu/Jabu Raja.
 
Berikut ini adalah keterangan lengkapnya.
 
Nama, Posisi dan Peran Jabu dalam Rumah Adat Karo (Rumah Siwaluh Jabu)
01. JABU BENA KAYU Merupakan tempat bagi keluarga simanteki Kuta/ Bangsa Taneh (keluarga yang pertama mendirikan Kuta). Jabu Bena Kayu juga disebut Jabu Raja, posisinya sebagai pimpinan seluruh anggota Jabu dalam sebuah Rumah Adat, berperan sebagai pengambil keputusan dan penanggung jawab (baik internal maupun eksternal) untuk segala permasalahan dan pelaksanaan adat menyangkut kepentingan rumah dan seisi penghuni rumah.
02. JABU UJUNG KAYU Merupakan tempat bagi Anak Beru (pihak perempuan/saudari) dari Jabu Bena Kayu. Jabu ujung Kayu berperan untuk membantu Jabu Bena Kayu dalam menjaga keharmonisan seisi rumah dan mewakili Jabu Bena Kayu dalam menyampaikan perkataan atau nasehat-nasehatnya kepada setiap penghuni rumah. Dengan kata lain Jabu ujung Kayu adalah pembantu utama dari Jabu Bena Kayu baik di dalam urusan dalam rumah maupun di dalam lingkup adat.
03. JABU LEPAR BENA KAYU Merupakan tempat bagi pihak saudara dari Jabu Bena Kayu. Jabu Lepar Bena Kayu disebut juga Jabu Sungkun-Sungkun Berita (Tempat bertanya Kabar/berita). Penghuni Jabu ini masih termasuk golongan bangsa taneh. Jabu Lepar Bena Kayu berperan untuk mengawasi keadaan rumah dan keadaan Kuta (kampung) kemudian memberi kabar kepada Jabu Bena Kayu. Jika ada permasalahan di dalam rumah atau di Kuta seperti terjadi pencurian atau akan terjadi perang, maka Jabu Lepar Bena Kayu harus menyelidikinya terlebih dahulu kemudian mengabarkannya kepada Jabu Bena Kayu.
04. JABU LEPAR UJUNG KAYU Merupakan tempat bagi pihak Kalimbubu (Pihak dari Klan ibu) dari Jabu Bena Kayu. Penghuni Jabu ini sangat dihormati dan disegani karena kedudukannya sebagai Kalimbubu. Kalimbubu dalam masyarakat karo merupakan derajat tertinggi dalam struktur adat. Jabu Lepar Ujung Kayu disebut juga sebagai Jabu Simangan Minem (pihak yang makan dan minum). Jika Jabu Bena Kayu mengadakan pesta adat maka Jabu Lepar Ujung Kayu akan menduduki posisi yang terhormat, dia tidak ikut bekerja hanya hadir untuk makan dan minum.
05. JABU SEDAPUREN BENA KAYU Merupakan tempat bagi anak beru menteri dari Jabu Bena Kayu. Jabu Sedapuren Bena Kayu juga disebut Jabu Peninggel-ninggel (Pihak yang mendengarkan). Perannya adalah untuk mendengarkan segala pembicaraan di dalam suatu Runggu (musyawarah) para anggota Rumah Adat. Selain sebagai pihak pendengar, Jabu Sedapuren Bena Kayu juga berperan sebagai saksi untuk berbagai kepentingan setiap anggota Rumah Adat, baik di lingkup rumah maupun di lingkup Kuta.
06. JABU SEDAPUREN UJUNG KAYU Merupakan tempat anak atau saudara dari dari penghuni Jabu Bena Kayu. Jabu ini disebut juga sebagai Jabu Arinteneng (yang memberi ketenangan). Posisinya diharapkan dapat menjadi penengah setiap permasalahan, memberikan ketenangan dan ketentraman bagi seluruh Jabu di Rumah Adat. Jabu arinteneng sering juga ditempati oleh Penggual atau Penarune (pemain musik tradisional, yang terkadang menghibur seisi rumah dengan alunan musiknya yang menentramkan.
07. JABU SEDAPUREN LEPAR BENA KAYU Merupakan tempat bagi anak atau saudara penghuni Jabu Ujung Kayu. Jabu Sedapuren Lepar Bena Kayu juga disebut Jabu Singkapuri Belo (penyuguh sirih). Jabu Sedapuren Lepar Bena Kayu berperan dalam membantu Jabu Bena Kayu dalam menerima dan menjamu tamunya. Jabu Singkapuri Belo secara umum berperan sebagai penerima tamu keluarga di dalam sebuah Rumah Adat dan bertugas menyuguhkan sirih bagi setiap tamu keluarga yang menghuni Rumah Adat.
08. JABU SEDAPUREN LEPAR UJUNG KAYU Merupakan kedudukan bagi Guru (dukun/ tabib). Jabu Sedapuren Lepar Ujung Kayu juga disebut Jabu Bicara guru (yang mampu mengobati). Jabu Sedapuren Lepar Ujung Kayu berperan sebagai penasehat spiritual bagi penghuni Jabu Bena Kayu, mengumpulkan ramuan-ramuan dari alam untuk pembuatan obat-obatan bagi seisi rumah, menilik hari baik dan buruk, menyiapkan pagar (tolak bala) bagi seisi rumah, selain itu dia juga berperan dalam pelaksanaan upacara terhadap leluhur (kiniteken pemena) dan upacara-upacara yang menyangkut dengan kepercayaan pada masyarakat karo jaman dahulu. Jadi Jabu Sedapuren Lepar Ujung Kayu atau Jabu Bicara Guru berperan dalam hal pengobatan dan hal-hal yang berhubungan dengan kepercayaan masyarakat Karo pada jaman dahulu.
 
gunsbrotherhood

HUT ke-34 Persadaan Merga Silima Kecamatan Pangkalan Susu MASYARAKAT LARUT BERSAMA NGOGESA

                                          Global News : Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH :
DALAM KEBERAGAMAN ADA KEINDAHAN
Pangkalan Susu. -Masyarakat Kabupaten Langkat yang multi etnis dan agama bukan menjadi sesuatu hambatan untuk tetap menyatukan diri membangun daerah dengan semangat bersama sebagaimana motto daerah ”Bersatu Sekata Berpadu Berjaya”.
 
Dalam keberagaman terdapat keindahan dan oleh karenanya mari kita lebih mencari persamaan” kata Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH saat menghadiri acara HUT ke-34 Persadaan Merga Silima Kecamatan Pangkalan Susu yang berlangsung di Alun-alun Katapa Negeri Aru, Rabu (9/5) sore.
 
Keindahan yang dimaksudkan karena kita akan memiliki wawasan yang luas dengan melihat aneka budaya dari masing-masing etnis, sehingga tidak monoton. Dikesempatan itu Ngogesa juga mengajak segenap muda-mudi etnis Karo dan seluruh masyarakat untuk mencintai dan menjaga nilai-nilai budaya sebagai sebuah kekuatan bagi pribadi untuk memelihara norma kesantunan.
 
Menyinggung keberadaan pelabuhan Pangkalan Susu, Bupati Langkat menginformasikan bahwa saat ini sedang diproses di Kementerian BUMN dan diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat direalisasikan karena sebelumnya baik Pemkab Langkat, maupun Pertamina dan Pelindo telah melakukan MoU.
 
Sebelumnya Ketua Persadaan Merga Silima Kecataman Pangkalan Susu Esva Perangin-Angin didampingi tokoh etnis Jawa, Aceh, Melayu, Nias, Minang, Batak Toba dan Tionghoa  menyampaikan terima kasih atas kehadiran pemimpin Langkat itu. “Hari ini kami sangat berbahagia Bapak Bupati hadir bersama,” sebutnya sembari berharap Pemkab Langkat segera berupaya untuk merealisasikan pembukaan pelabuhan Pangkalan Susu menjadi pelabuhan umum karena berdampak positif bagi perekonomian warga setempat.
 
Dikatakan Esva, seluruh etnis siap mendukung kepemimpinan Ngogesa karena telah nyata mampu menyatukan masyarakat dalam kebersamaan melalui program kebijakan yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat seperti layanan Puskesmas 24 jam, pembenahan rumah tidak layak huni dan mampu memelihara iklim kondusif daerah.
 
Camat Pangkalan Susu Sukhyar Muliamin menyampaikan ucapan selamat datang serta berharap masyarakat tetap memberikan dukungan bagi pencapaian visi Langkat religius sebagai bukti kecintaan terhadap pemimpinnya.
 
Di acara tersebut Ngogesa yang hadir didampingi sejumlah pejabat diantaranya Asisten Adm. Pemerintahan Abdul Karim, Inspektur Sedar Sembiring, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Edi Dharma, Kepala BKD Amril, melakukan pemotongan kue menandai HUT ke-34 Persadaan Merga Silima Kecamatan Pangkalan Susu.
 
Sebagai ikatan silaturrahim Bupati juga memberikan cenderamata secara pribadi berupa kain sarung kepada seluruh masyarakat yang hadir di lokasi acara tersebut dan menari bersama.(Agung Herlianto)
 
Foto :
1.   Hadiri Acara : Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH disambut kehadirannya pada acara HUT ke-34 Persadaan Merga Silima Kecamatan Pangkalan Susu yang berlangsung di Alun-alun Katapa Negeri Aru, Rabu (9/5) sore.
 
2.   Terima Uis Nipes : Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH diberikan uis nipes selempang adat kebesaran etnis Karo pada acara HUT ke-34 Persadaan Merga Silima Kecamatan Pangkalan Susu yang berlangsung di Alun-alun Katapa Negeri Aru, Rabu (9/5) sore.
 
3.   Hadiri Acara : Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH disambut kehadirannya pada acara HUT ke-34 Persadaan Merga Silima Kecamatan Pangkalan Susu yang berlangsung di Alun-alun Katapa Negeri Aru, Rabu (9/5) sore.
 
4.   Menari Bersama : Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH tampak menari bersama di acara HUT ke-34 Persadaan Merga Silima Kecamatan Pangkalan Susu yang berlangsung di Alun-alun Katapa Negeri Aru, Rabu (9/5) sore. 

GB - Global Berita
Breaking News Today.
 

Menag Bantah Isu Sidang Isbat Habiskan Rp 9 M

Global News Jakarta - Menteri Agama Suryadharma Ali membantah adanya isu permainan uang di sidang isbat yang digelar kementeriannya. Suryadharma juga membantah rumor yang menyebut sidang isbat menghabiskan biaya anggaran sebesar Rp 9 miliar.

Isu tentang anggaran dan permainan uang, itu disampaikan oleh perwakilan Ormas Islam Persis, KH Syarif, dalam sidang isbat penentuan 1 Syawal, yang digelar di Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu (7/8/2013).

"Itu fitnah! tidak ada bermaksud mengeyampingkan yang lain," bantah Suryadharma Ali usai mendengar keterangan dari KH Syarif.

Dia juga membantah adanya biaya besar untuk menggelar sidang isbat. "Bahkan ada yang mengatakan biaya untuk sidang isbat senilai Rp 9 miliar, itu fitnah!" tegasnya.

Menurutnya, sidang Istbat yang digelar Kemenag merupakan sidang yang terbuka dan transparan. Seluruh ormas Islam diundang untuk menghadiri sidang dan menyampaikan pendapatnya terkait penentuan 1 Syawal.

detiknews.com

Pelaku Pembunuhan Sadis Kenal Dekat dengan Sisca?


Global News : Bandung - Polisi tak menutup mata jika pelaku pembunuhan terhadap Franceisca Yofie (34) atau Sisca merupakan orang yang kenal bahkan dekat dengan Sisca. Karena melihat perbuatan pelaku yang sepertinya punya dendam pribadi dengan Sisca Yofie.

"Kemungkinannya memang orang yang sudah kenal. Enggak mungkin dendam kalau enggak kenal. Apakah itu hubungan lama, apaah keluarga, teman lama atau rekan kerja," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Rabu (7/8/2013).

Ia mengatakan, dari temuan di lapangan, tak ada barang-barang milik Yofie yang hilang. Sehingga sepertinya pelaku memang mengincar Sisca. Namun apakah incarannya hanya melukai atau memang akan menghabisi, polisi belum bisa memastikannya.

"Tidak ada unsur pencurian, tidak ada barang yang hilang. Yang ingin didapat ya korban. Tapi tujuannya itu apa. Apa memang mau membunuh. Itu sedang kita dalami," katanya.

Dalam berita sebelumnya, di akun facebook Sisca tergambar jika perempuan muda itu menaruh dendam terhadap seseorang. Dendamnya itu sepertinya berhubungan dengan ibunya. Seperti yang terlihat dalam gambar berisi tulisan yang ia unggah pada 29 dan 30 April 2013 lalu.

"Kurang Ajar! Selagi hidupnyapun pernah mengusirmu dan tidak mau melihatmu! Bahkan 2 Minggu sebelum kepulangannya mencurahkan rasa sakit hatinya padamu dan berpesan untuk tidak didatangi makamnya oleh bangsat seperti kau!!! Sekarang lancar berani-beraninya menghadap ke makamnya!! Anji*** Biadab!!!"

Gambar tersebut dijadikan foto profil oleh Sisca pada 30 April lalu.

Isi tulisan gambar lainnya :
"Di hari ke 7 kepulangan ibuku menghadap yang maha kuasa, si anjing biadab datang menabur bunga di makam ibuku yang pernah diseretnya ke kantor polisi!! Tradisi etnis kami, tak seorang pun diperkenankan menghadap atau menabur bunga ke makam orang tsb bila orang itu pernah menaruh luka sakit dihatinya! Karena akan mengeluarkan bau bangkai dirumah, dan akan mendatangkan petaka pada yang ditinggalkannya. Pantas bau bangkai dirumah tercium menyengat! Dendamku tak akan aku hapus sampai ke liang lahatku!! Gambar tersebut diunggah 29 April 2013.

Selain dua gambar tersebut, gambar lainnya seolah menunjukkan jika Sisca memiliki dendam terhadap seseorang. Namun tak jelas apakah itu yang membuatnya menjadi korban pembunuhan keji pada Senin (5/8/2013) malam di Jalan Cipedes Tengah.

detiknews.com

Angka kegemukan anak di AS turun

Global News : Pusat Pengendalian Penyakit AS, CDC, mengatakan angka kasus kegemukan yang terjadi pada anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah mengalami penurunan untuk pertama kalinya.

CDC mengatakan catatan penurunan kasus kegemukan pada anak usia dua hingga empat tahun terjadi di 18 negara.

Laporan yang mereka kumpulkan berdasarkan data tentang tinggi dan berat badan sekitar 12 juta anak di 40 negara bagian.

Namun lembaga itu mengatakan kasus kegemukan masih banyak ditemui pada anak usia dibawah dua tahun.

Lembaga itu mengatakan satu dari delapan anak di kelompok usia itu masih mengalami kegemukan, bahkan jumlahnya lebih tinggi di kalangan anak-anak dari keturunan Hispanik dan Afrika-Amerika.


Keluarga mampu

Penurunan angka kasus kegemukan paling besar menurut CDC terjadi di wilayah Florida, Georgia, Missouri, New Jersey dan Dakota Selatan.

Di keempat wilayah ini angka kasus kegemukan turun hingga lebih dari satu persen, sementara sejumlah negara bagian lainnya mengalami kemajuan dalam mengurangi angka kegemukan pada anak-anak.

"Saat ini untuk pertama kalinya, kami melihat penurunan yang signifikan dalam kasus kegemukan pada anak-anak," kata Direktur CDC, Thomas Frieden.

Penelitian dalam laporan ini juga menunjukan bahwa California merupakan negara bagian dengan kasus kegemukan pada anak paling tinggi di AS.

Sayangnya penelitian ini tidak menyebutkan kenapa penurunan kasus kegemukan pada anak terjadi pada beberapa negara bagian.

Selain itu, masih belum bisa diketahui apakah kecenderungan serupa juga terjadi pada anak-anak dari kelompok kalangan keluarga mampu.

Sejumlah ahli mengatakan kasus kegemukan cenderung tinggi pada anak-anak yang keluarganya mengalami kekurangan.

detiknews.com

Menhan Taiwan hanya bertahan enam hari


Global News : Andrew Yang hanya bertahan enam hari sebagai menteri sebelum akhirnya mundur karena tuduhan plagiarisme.
Menteri Pertahanan Taiwan, Andrew Yang, mengundurkan diri setelah menjabat hanya dalam waktu enam hari terkait ramainya tuduhan telah melakukan penjiplakan
Yang dituduh melakukan penjiplakan setelah artikel yang diterbitkan atas namanya pada tahun 2007 dituding menyalin dari majalah lain.
Dia adalah menteri pertahanan kedua yang mengundurkan diri dalam seminggu, pada saat pengawasan publik meningkat atas sistem militer di negara ini.
Pendahulu Yang, Kao Hua-chu, mengundurkan diri pada 31 Juli lalu.
Yang mengatakan artikel mengenai Tentara Pembebasan Rakyat di Cina itu, yang dituding mengandung unsur penjiplakan, ditulis oleh seorang kawan dengan menggunakan namanya.
"Ini adalah kesalahan saya pribadi dan saya meminta maaf," kata dia kepada reporter dalam sebuah konferensi pers pada Selasa (06/08) kemarin.
"Saat ini pemerintah dan militer menghadapi tantangan yang berat, tapi kesalahan saya telah mencoreng kehormatan pemerintah dan militer dan berdampak kepada reputasi presiden dan perdana menteri."
Yang adalah warga sipil pertama yang memimpin Kementerian Pertahanan menggantikan pendahulunya, Kao.
Kementrian ini menghadapi kritikan publik menyusul kematian salah seorang peserta wajib militer, Hung Chung-chiu pada 3 Juli lalu.
Pria 24 tahun ini tewas akibat kelelahan setelah menjalani hukuman latihan paksa.
Pada Sabtu (03/08) lalu ribuan orang melakukan protes atas kematiannya di Taipei.

detiknews.com

Ubud masuk kota paling bersahabat di dunia

Global News : Kawasan Ubud di Bali masuk 10 besar kota paling bersahabat di dunia, menurut survei pembaca majalah perjalanan Conde Nast Traveler.

Menurut para pembaca Conde Nast Traveler, Ubud mempesona berkat hamparan sawah dan akomodasi berkualitas tinggi.

Editor majalah ini menambahkan bahwa warga Ubud juga dikenal sangat ramah.

Bila ingin menikmati suasana yang santai dan sekaligus relijius, Ubud adalah salah satu pilihan tujuan wisata, kata para pembaca Conde Nast Traveler.

Ubud berada di tempat ke-9 bersama kota Kilkenny di Irlandia.

Tempat teratas kota paling bersahabat menurut survei ini adalah Florianopolis di Brasil selatan, yang mendapat julukan The Island of Magic.

Gabungan pemandangan alam yang luar biasa indah dan warga setempat yang sangat ramah membuat kota ini menempati posisi nomor satu.

Kota Hobart

"Kawasan Florianopolis sungguh sangat indah. Saya naik ke salah satu bukit dan dari sana saya bisa memandang lautan lepas. Pemandangannya sangat indah," kata salah seorang pembaca Conde Nast Traveler.

Para pengunjung bisa menikmati olahraga air dan pasar-pasar tradisional.

Warganya dikenal ramah dan bisa dipercaya. Ditambah dengan layanan di bandar udara yang sangat efisien, Florianopolis, kata para pembaca majalah ini, layak menyabet predikat kota paling bersahabat di dunia.

Urutan kedua ditempati Hobart di Tasmania.

"Kota dan warga kota yang paling indah di dunia," kata salah seorang pembaca. "Mereka tahu persis bagaimana menyambut dan memperlakukan pengunjung," tambahnya.

Kawasan Hobart dikenal di seluruh dunia berkat keindahan alamnya, seperti gunung, pantai, dan kekayaan fauna.

"Salah satu tempat terbaik yang pernah saya kunjungi," kata pembaca lainnya.

detiknews.com

Interpol Sebut Alqaeda Rencanakan Pembobolan Penjara di 9 Negara

Global News Jakarta - Interpol menyebut para tahanan Alqaeda terlibat dalam pembobolan penjara di sembilan negara, termasuk Irak, Libya dan Pakistan. Kepolisian internasional telah mengeluarkan peringatan keamanan.

Seperti diberitakan news.com.au, Minggu (4/8/2013), interpol telah mengeluarkan peringatan tersebut. Akibat pembobolan penjara, ratusan teroris dan penjahat lainnya juga sudah kabur.

Interpol juga meminta kepada 180 negara anggotanya untuk melapor kepada intelijen tentang kejadian peristiwa pembobolan penjara. Laporan bakal dianalisa untuk dicari solusi mencegah adanya serangan yang baru.

Peringatan interpol ini diterbitkan hanya sehari setelah Amerika Serikat mengeluarkan travel warning dan memerintahkan kedutaannya di seluruh dunia Islam ditutup. AS mendapat informasi kemungkinan Alqaeda akan menyerang aset mereka di Timur Tengah atau Afrika Utara.

Tidak hanya AS, tetapi Jerman, Perancis dan Inggris juga telah mengumumkan penutupan kedutaan mereka di Yaman untuk hari Minggu dan Senin karena alasan keamanan.

Interpol mencatat bulan Agustus adalah bulan peringatan pemboman teroris di beberapa negara seperti India, Rusia dan Indonesia.

detiknews.com

Pria Bersenjata Mengamuk di Balai Kota Pennsylvania, 3 Orang Tewas

Global News : Pennsylvania - Rapat rutin dewan pengawas kota di daerah pegunungan Pocono, Pennsylvania, berubah menjadi kisah horor penuh darah saat seorang pria bersenjata datang tanpa diundang. Akibat serangan itu, 3 orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka.

Kepolisian Pennsyvlvania sempat menyebutkan ada 4 orang yang tewas, lalu kemudian meralatnya. Pejabat setempat mengatakan tersangka pelaku penembakan sudah diamankan, sementara para korban sudah dilarikan ke rumah sakit setempat.

"Kejadian berlangsung senin malam sekitar pukul 19.30," ujar Direktur Tanggap Darurat Monroe, Guy Miller seperti dikutip CNN, Selasa (6/8/2013).

Salah seorang saksi mata menceritakan pria itu menembaki tembok bangunan hingga tembus ke dalam. Masih

"Saya melihat asap dan serpihan dinding tembok saat serangan itu terjadi. Suaranya seperti rentetan petasan," ujat Chris Reber, salah seorang wartawan lokal yang melihat langsung kejadian itu, seperti dikutip reuters,

Keadaan saat itu sangat kacau, orang-orang panik. Reber bercerita dia langsung tiarap dan merangkak keluar lewat pintu samping.

"Orang-orang sembunyi di balik meja. Beberapa orang anggota dewan pengawas ada yang muntah," tuturnya.

Reber mengatakan ada seorang perempuan yang berlari menuju pintu lalu membukanya. Di depan pintu ternyata sudah berdiri pria bersenjata itu.

"Pria itu mendorong lalu menembaknya," katanya.

detiknews.com

Bom Meledak di Pakistan, 7 Orang Tewas

Global News : Karachi - Ledakan bom terjadi di Pakistan tepatnya di Kota Karachi. Bom tersebut meledak di stadion yang berada di Kota Karachi. Ledakan itu menewaskan tujuh orang dan menyebabkan 26 orang luka-luka.

Pejabat polisi setempat, Tariq Dharejo, mengatakan bom itu ditaruh di sepeda motor yang diparkir di luar stadion Karachi. Bom itu meledak usai pertandingan sepakbola yang digelar di stadion tersebut.

"Bom itu ditanam di sepeda motor yang diparkir di luar stadion, menewaskan tujuh orang. Banyak dari mereka anak laki-laki remaja," kata pejabat polisi Tariq Dharejo seperti dilansir AFP, Rabu (7/8/2013).

Dharejo mengatakan bom tersebut dikendalikan dari alat pengontrol jarak jauh. Dia mengatakan mereka yang tewas itu berusia enam sampai 15 tahun.
Rata-rata korban yang tewas itu berusia 6-15 tahun. Karachi merupakan kota yang dihuni 18 juta orang dan menyumbang 42 persen dari pertumbuhan domestik bruto di negara Pakistan, tapi penuh dengan pembunuhan dan penculikan.

detiknews.com

Bandara di Kenya Stop Operasi Karena Kebakaran


Global News : Nairobi - Kebakaran hebat melanda Bandara Internasional Jomo Kenyatta di Nairobi, Kenya. Kebakaran itu terjadi tadi pagi sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Kebakaran besar itu membuat bandara tersebut berhenti beroperasi.

Dilansir dari www.nytimes.com, Rabu (7/8/2013), pejabat setempat memerintahkan bandara ditutup karena api makin membesar teerutama di dekat terminal internasional. Pesawat-pesawat tujuan Kenya dari negara lain juga terpaksa dialihkan. Pesawat-pesawat tersebut dialihkan dari Kenya ke India, Rwanda dan Uganda.

Kebakaran itu terjadi sekitar Pukul 05.00, kala itu banyak penerbangan dari Eropa dan tempat lain dijadwalkan untuk mendarat di bandara tersebut. Bandara Jomo Kenyatta merupakan bandara paling sibuk di Afrika bagian timur.

Pejabat setempat belum mengetahui apakah ini kebakaran murni atau ada sabotase dari teroris.

detiknews.com

2 Ribu Demonstran Kepung Gedung Parlemen Thailand


Global News : Bangkok - Sebanyak 2 ribu demonstran hari ini berkumpul di depan Gedung Parlemen Thailand yang terletak di kota Bangkok. Mereka menentang Rancangan Undang-undang Amnesti yang dinilai menguntungkan rezim korup Thailand.

Dilansir dari www.abc.net.au, Rabu (7/8/2013), ribuan demonstran itu mengancam akan tetap berkumpul jika parlemen Thailand tetap menyetujui RUU Amnesti tersebut.

Para demonstran yang berkumpul di Taman Kota ini menganggap RUU itu dirancang untuk mengizinkan mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, bisa pulang tanpa menghadapi penjara karena tuduhan korupsi.

Undang Undang itu disebut-sebut akan menghapus dosa sebagian besar dari mereka yang terlibat dalam aksi kekerasan politik saat kudeta antara tahun 2006 sampai pertengahan 2012.

Mereka juga mengkalim kalau RUU ini merupakan aksi tipu muslihat parlemen untuk meringankan hukuman eks PM Thaksin.

detiknews.com

Diseret Selama 10 Menit, Celana Sisca Sampai Terlepas

Global News : Bandung - Korban pembunuhan sadis, Franciesca Yofie (34) atau Sisca diseret sejauh 1 kilometer di atas Jalan Cipedes Tengah pada Senin (5/8/2013) malam. Selama sekitar 10 menit lamanya, korban terseret-seret bahkan hingga celana yang digunakannya terlepas.
Hal itu disampaikan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Rabu (7/8/2013).
"Korban terlihat di CCTV pukul 18.11 WIB. Ia diseret dari depan kosnya ke arah bawah. Dan ditemukan oleh warga di jalan di bawah sekitar 1 kilometer dari kos sekitar pukul 18.30 WIB. Sekitar 10 menit lah dia diseret," ujar Sutarno.

Ia mengatakan, Sisca diseret menggunakan motor dengan kecepatan yang cukup tinggi. "Saat diseret, kondisinya menelungkup sehingga luka ada di bagian depan. Celana yang digunakan sampai terlepas," katanya.
Saat Sisca tengah diseret, Sutarno mengatakan, ada sejumlah warga yang melihatnya, namun saat itu mereka tak yakin jika yang diseret adalah orang. "Ada 4 saksi, mereka mengaku melihat sesuatu ditarik motor, tapi tidak memperhatikan benda apa yang ditarik itu. Ada yang bilang boneka," tutur Sutarno.

detiknews.com

Wakapolda Imbau Warga Jakarta Tidak Takbiran Keliling


Global News : Jakarta - Wakapolda Metro Jaya Brigjen (Pol) Sudjarno meminta pasukan personel pengamanan malam takbiran optimal bekerja. Sudjarno juga mengimbau masyarakat Jakarta tidak melakukan takbir keliling.

"Kita imbau agar masyarakat melakukan takbir di masjid-masjid dekat rumah saja, tidak usah takbir keliling," ujar Sudjarno kepada wartawan seusai melakukan apel di lapangan parkir Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/8/2013).

Menurut Sudjarno, takbiran keliling berpotensi menimbulkan masalah-masalah kecil yang akan membuat suasana tidak kondusif. Dia menyarankan agar warga melakukan takbiran di lingkungan sekitar rumah.

"Takbiran keliling itu nantinya bisa menimbulkan adanya petasan dan kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Sekitar 8 ribu personel disiagakan menjaga malam takbiran di Jakarta. Pengamanan akan dipusatkan di titik keramaian seperti Monas, Bundaran HI dan Ancol.

"Nanti ditempat-tempat ibadah juga sudah dilakukan pengaman. Terutama Mesjid Istiqal yang menjadi tempat VVIP untuk shalat Ied besok," imbuhnya.

detiknews.com

Hari Ini Puncak Arus Mudik di Jembatan Suramadu


Global News : Jakarta - Puncak arus mudik di Tol Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) diprediksi terjadi pada hari ini. Jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan mencapai 80 ribu kendaraan.

"Kita perkirakan hari ini atau H-1 adalah puncak arus mudik," ujar Kepala Gerbang Tol Suramadu, Rabu (7/8/2013).

Suharyono menerangkan, puncak arus mudik mulai terasa sejak pukul 12.30 wib. Antrean kendaraan tidak hanya terjadi pada roda 2 atau sepeda motor saja, tapi juga kendaraan roda 4.

Petugas tol pun harus menambah pintu untuk kendaraan roda 2. Sebelumnya dibuka 2 pintu, namun jumlah kendaraan pemudik terus meningkat, sehingga membuka kembali 4 pintu.

Meski sudah dibuka 6 pintu, antrean kendaraan roda 2 masih mengular hingga 500 meter. Namun, menjelang sore, antrean pun berkurang menjadi sekitar 300 meter.

Antrean panjang juga terjadi pada kendaraan roda empat. Ekor antrean sekitar 1 kilometer, karena pintu tol yang seharusnya 3, hanya berfungsi 2 pintu saja. Sebab 1 pintu digunakan untuk jalur roda 2.

"Untuk yang dari Surabaya saja, mulai pagi tadi sampai sore ini sudah mencapai 45.000 kendaraan. Jika diprediksi sampai besok pagi pukul 06.00 wib, bisa mencapai 60.000 kendaraan. Kalau dihitung totla dengan kendaraan yang dari arah Madura menuju ke Surabaya, bisa mencapai 80.000 kendaraan," terangnya.

Suharyono mengatakan, puncak arus mudik lebaran 2013 lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. Meski puncak arus mudiknya sama pada H-1, jumlah kendaraan yang melintas di Suramadu pada tahun lalu hanya sekitar 74.000 kendaraan.

"Kalau dominasi kendaraan pada puncak arus mudik tahun ini sama dengan tahun lalu, yakni sekitar 72 persen roda 2," jelasnya.

detiknews.com