Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2013

Myanmar bebaskan 69 tahanan politik

Global News world : Presiden Thein Sein mengatakan seluruh tahanan politik diharapkan bebas sebelum akhir tahun.

Presiden Myanmar mengumumkan pembebasan 69 tahanan politik lagi, termasuk dua cucu mantan pemimpin negara itu Jenderal Ne Win.

Kedua cucu mantan pemimpin Myanmar tersebut dijatuhi hukuman mati 11 tahun lalu dengan dakwaan berusaha menggagas perebutan kekuasaan.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor presiden hari ini (15/11) menyebutkan bahwa pembebasan terbaru tahanan politik ini sebagai bagian dari upaya untuk "menghormati azas-azas politik dan memungkinkan mereka yang dibebaskan membantu pembangunan bangsa".

Mereka dibebaskan mulai hari ini. Selain dua cucu Jenderal Ne Win, di antara tapol yang dibebaskan adalah salah seorang aktivis perempuan terkenal, Naw Ohn Hla.

Dia dijatuhi hukuman dua tahun penjara pada Agustus lalu atas perannya menentang operasi pertambangan tembaga yang dijalankan oleh perusahaan Cina di Myanmar.

Dalam pernyataan itu, presiden kembali menegaskan janjinya untuk membebaskan semua tahanan politik sebelum akhir 2013. Sejumlah aktivis menyebutkan sejauh ini masih ada sekitar 60 tahanan politik yang belum dibebaskan.

Delegasi internasional

Wartawan BBC di Bangkok, Jonah Fisher, melaporkan pembebasan tapol di Myanmar merupakan pertanda nyata akan kemajuan yang dicapai selama ini.

"Tiga tahun lalu terdapat lebih dari seribu orang," jelas Fisher.

Pengumuman pembebasan tahanan politik, lanjutnya, biasanya dikeluarkan bersamaan dengan kunjungan tamu-tamu penting dari negara lain.

Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, dan mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, sedang berada di Myanmar. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton juga mengadakan kunjungan.

Di samping itu, delegasi Organisasi Konferensi Islam (OKI), termasuk dari Indonesia, juga berada di Myanmar untuk mengunjungi daerah-daerah yang dilanda konflik komunal.

Beberapa bulan lalu puluhan tapol juga dibebaskan setelah Uni Eropa mencabut sanksi terhadap Myanmar yang juga dikenal dengan nama Burma.


detiknews.com

Ayah Ditahan, Anak Tiri Model Seksi Filipina Dititipkan di Panti Asuhan

Global News World : Manila - Ayahnya ditahan, anak tiri model seksi Filipina telantar di negara asing tanpa ada keluarga yang mendampinginya. Bocah laki-laki berusia 5 tahun ini terpaksa dititipkan di panti asuhan setempat.

Sang ayah, James Edward Moore II (32), membunuh ibu tirinya Aiko Baniqued Moore (28) pada Rabu (13/11) lalu. Sebelum menikah dengan Aiko, Moore telah memilki dua anak dari pernikahan sebelumnya dengan Amber Seddon yang kini tinggal di Utah, AS.

Anak bungsu Moore yang berusia 5 tahun ini tengah mengunjungi ayahnya di Filipina sejak September lalu. Bahkan bocah tersebut berencana untuk tinggal bersama ayahnya hingga Natal mendatang. Tak diduga, tragedi mengerikan ini terjadi.

Kini, setelah ditinggal pergi oleh ibu tirinya yang tewas dan ditinggal ayahnya yang ditahan polisi, bocah kecil ini tak memiliki siapa pun untuk menjaganya di Filipina. Untuk sementara, bocah AS tersebut dititipkan di panti asuhan setempat hingga keluarga ibunya dari AS datang menjemput dan membawanya pulang.

Ibunda bocah tersebut, Seddon, sempat berbicara melalui telepon dengan anaknya. Menurut Seddon, buah hatinya tersebut dalam keadaan baik.

"Satu-satunya hal yang membuat saya tenang sekarang adalah keberadaan teman-teman Jim (sang mantan suami) dan Aiko di sana yang terus berkomunikasi dengan saya," ucap Seddon seperti dilansir media lokal Utah, ksl.com, Jumat (15/11/2013).

Seddon sendiri tidak bisa menjemput putranya di Filipina karena dia sedang hamil 33 minggu sehingga tidak bisa naik pesawat. Namun ayah Seddon atau kakek bocah tersebut akan segera berangkat ke Filipina untuk menjemput bocah tersebut.

Kini, pihak keluarga Seddon sedang mengurus dokumen-dokumen yang diperlukan untuk membawa anak tersebut pulang ke AS. Namun sayangnya, hambatan muncul karena Filipina usai diterjang topan Haiyan.

Kantor kedutaan besar AS di Manila tutup untuk sementara, sehingga bocah tersebut tampaknya belum bisa pulang ke AS untuk beberapa minggu ke depan. "Saya terkejut ini bisa jadi seperti ini dan ini benar-benar terjadi," ucap Seddon.

Ayah bocah ini sempat berusaha bunuh diri dengan menggorok lehernya setelah menyadari aksi kejinya terhadap Aiko yang dipicu kecemburuan. Namun aksi bunuh diri tersebut gagal. Pria AS tersebut masih dirawat di rumah sakit dengan kawalan polisi sebelum nantinya dijebloskan ke penjara.


detiknews.com

Bocorkan Rahasia Negara dan Sebarkan Pornografi Anak, Eks Agen FBI Dibui

Global News World : Washington - Seorang mantan agen Biro Investigasi Federal (FBI) di Amerika Serikat divonis 3 tahun penjara. Mantan agen ini divonis bersalah telah membocorkan informasi rahasia negara tentang rencana pengeboman yang gagal kepada seorang wartawan.

Mantan agen khusus bom, Donald Sacthleben, juga divonis 8 tahun penjara dalam kasus pornografi anak, yang sidangkan secara terpisah. Kepada pengadilan, Sachtleben mengaku bersalah atas kedua kasus tersebut.

Itu berarti, pria berusia 55 tahun ini total divonis 11 tahun penjara. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (15/11/2013).

Pengadilan menyatakan, Sachtleben bersalah membocorkan informasi rahasia kepada reporter media setempat, Associated Press. Hal ini terungkap setelah catatan panggilan telepon reporter tersebut diselidiki oleh aparat setempat.

Sachtleben diketahui membocorkan informasi rahasia soal operasi CIA tahun 2012 lalu dalam penggagalan rencana serangan bom jaringan Al-Qaeda di Yaman. Bom tersebut dipasang di sebuah pesawat yang mengudara menuju wilayah AS.

Sachtleben mengungkapkan informasi tersebut hanya 9 hari sebelum dia ditangkap di Carmel, Indiana, pada Mei 2012 lalu. "Terdakwa Donald John Sachtleben mengkhianati negaranya dan anggota paling rawan di masyarakat kita," demikian bunyi dokumen persidangan.

Dalam kasus lainnya, penyidik memeriksa laptop Sachtleben dan menemukan 30 foto serta video cabul yang melibatkan anak-anak dengan usia di bawah 12 tahun. Konten pornografi anak tersebut disebarkan dengan email kepada 12 orang lainnya di seluruh dunia antara September 2011 hingga akhirnya dia ditangkap pada pertengahan tahun 2012.

Sachtleben bekerja pada FBI sejak tahun 1983 hingga tahun 2008 sebagai teknisi bom. Setelah pensiun, dia masih dipekerjakan oleh FBI sebagai kontraktor keamanan.


detiknews.com


Sabtu, 21 September 2013

Badai Super Usagi Mulai Jauhi Filipina

Global News World : MANILA – Badai super Usagi dilaporkan mulai menjahui wilayah utara Filipina. Badai yang juga disebut dengan nama Odette itu kini bergerak ke arah barat menuju selatan China dan Hong Kong.

Walaupun ancaman badai super Usagi mulai mereda, Pemerintah Filipina tetap bersikap waspada. Mereka menyatakan status darurat di beberapa wilayah di utara Filipina.

“Penduduk yang tinggal di daerah pegunungan diminta berhati-hati akan potensi banjir bandang dan tanah longsor. Sementara penduduk di daerah pantai juga harus mewaspadai angin dan gelombang pasang,” sebut Lembaga Metereologi Filipina, PAGASA, seperti dikutip ABS-CBN, Sabtu (21/9/2013).

Badai super Usagi diklaim sebagai badai terbesar tahun  ini. Usagi menghantam utara Filipina dengan kecepatan  angin 185 kilometer (km) per jam.

Filipina sendiri merupakan negara yang kerap diterjang badai. Tahun lalu, Topan Bopha yang menerjang selatan Filipina menewaskan sekira 1.100 warga.

Okezone.com

Badai Super Usagi Siap Terjang Hong Kong

Global News World : HONG KONG – Badai super Usagi dilaporkan mulai mendekati wilayah Hong Kong. Sebelumnya, badai itu menghantam wilayah utara Filipina dan pantai selatan Taiwan.

Usagi diperkirakan mencapai Hong Kong pada Minggu, 22 September. Badai tersebut membawa angin dengan kecepatan hingga 260 kilometer (km) per jam. Sebuah badai diberi status “super” jika memiliki kecepatan angin minimal 240 km per jam.

Lembaga Meteorologi Hong Kong terus mengawasi pergerakan Usagi sejak dari Filipina. Mereka berharap Hong Kong tidak langsung dilewati oleh pusat badai.

“Sedikit perubahan arah dapat sangat berarti bagi Hong Kong,” ujar juru bicara Lembaga Meteorologi Hong Kong, seperti dikutip South China Morning Post, Sabtu (21/9/2013).

Selain Hong Kong, Pemerintah China juga bersiap menghadapi terjangan Usagi. Badan Meteorologi China telah mengeluarkan “yellow alert” untuk Usagi. “Yellow alert” merupakan status kedua tertinggi bagi badai yang menghantam wilayah China.

Usagi memang diklaim sebagai badai terbesar tahun ini. Setelah melewati China, badai super tersebut diramalkan akan terus ke arah barat menuju Vietnam dan Laos. 

Okezone.com

Gara-Gara Kaus Putranya, Ibu di Prancis Dibui Setahun

Global News World : PARIS – Seorang perempuan Prancis, Bouchra Bagour, menerima hukuman denda dan penjara setahun oleh pengadilan. Bagou terbukti memberikan putranya yang baru berumur tiga tahun sebuah kaus bertema terorisme.

Bagour menamai putranya Jihad. Perempuan itu memberi putranya kaus bertuliskan “Jihad, lahir pada 11 September, saya adalah bom”.

Aksi Bagour ketahuan saat Jihad menggunakan kaus itu ke sekolah. Pihak sekolah yang melihatnya langsung melaporkan Bagou ke polisi.

Pengadilan juga menghukum denda saudara Bagour, Zeyad. Dia dianggap bersekongkol dengan Bagour untuk membuat kaus bernada teror itu.

Seperti diketahui, serangan 11 September dilakukan kelompok teroris Al Qaeda pada 2001. Al Qaeda membajak dua pesawat dan menabrakkannya ke menara kembar WTC yang terletak di Kota New York, Amerika Serikat (AS). Serangan teror itu menyebabkan setidaknya tiga ribu orang tewas.

Okezone.com

Ibadah Shalat Jumat Diguncang Bom, 18 Jemaah Tewas

Global News World : BAGHDAD – Dua bom meledak di sebuah masjid milik kelompok Sunni di Kota Samara, Irak. Serangan ini menewaskan 18 jemaah yang sedang beribadah di masjid tersebut.

Kedua bom disembunyikan di perangkat pendingin ruangan yang ada di dalam masjid. Pemerintah Kota Samara menyatakan, ledakan terjadi di tengah berlangsungnya ibadah shalat jumat. Selain 18 korban tewas, serangan juga menyebabkan 21 jemaah lainnya luka-luka.

 “Kami mencemaskan penyerangan (bom) terhadap kaum sunni dan syiah bertujuan untuk menciptakan perselisihan sektarian di negeri ini,” tegas pejabat Dewan Kota Samara, Mizhar Fleih, seperti dikutip Al-Jazeera, Sabtu (21/9/2013).

Samara terletak 95 kilometer (km) dari ibukota Irak, Baghdad. Kota ini mayoritas dihuni kaum Sunni walaupun merupakan kota suci bagi kaum syiah.

Irak selama ini memang berhadapan dengan masalah kekerasan. Jumlah korban tewas akibat kekerasan di Irak tercatat sebanyak empat ribu orang sejak April. Minggu lalu, serangan serupa juga menyerang masjid Sunni di timur laut Irak dan membunuh 33 jiwa.

Okezone.com

Janji Tidak Korupsi, Politisi malaysia Lakukan "Sumpah Laknat"

Global News World : KUALA LUMPUR – Politisi muda Malaysia, Syed Rosli Syed Harman Jamalluail, memiliki cara unik untuk meyakinkan pendukungnya. Dia bersumpah dengan kitab suci Alquran untuk tidak korupsi.

Syed Rosli sedang mengikuti pemilihan internal untuk jabatan Ketua Muda UMNO. Dia bersaing dengan tokoh petahana, Khairy Jamaludin.

Praktik bersumpah dengan Alquran dikenal dengan nama “Sumpah Laknat”. Disebut demikian, karena orang yang melanggar sumpah dipercaya akan mendapat laknat.

“Saya bersumpah tidak akan melakukan dan membiarkan praktik korupsi, penyalahgunaan kekuasaan dan juga politik uang bila saya terpilih menjabat sebagai Ketua Muda Umno,” ditegaskan oleh calon  ketua muda Umno. Seperti dikutip dari Star Online, Sabtu (21/8/2013).

Seperti diketahui, UMNO adalah partai selama beberapa dekade menguasai Malaysia. Jabatan Ketua Muda UMNO dianggap sebagai batu loncatan penting bagi politisi muda Malaysia untuk meraih kekuasaan di negaranya.

Syed Rosli menyatakan, dirinya adalah tokoh yang berasal dari akar rumput. Dia mengkritik Khairy yang dianggapnya hasil didikan Negara Barat.

“Bagaiman seorang dapat memimpin partai dan memperjuangkan hak rakyat bila mereka tidak besar dan bersekolah di Malaysia,” tegasnya.

Okezone.com

Militer Mesir Duduki Kota Pendukung Ikhwanul Muslimin

Global News World : KAIRO Pihak keamanan Mesir dilaporkan terus mencari anggota Ikhwanul Muslimin. Operasi pencarian ini dilaksanakan setelah militer berhasil kembali merebut Kota Kardasa yang sempat dikuasai kelompok Ikhwanul Muslimin.
Media lokal Mesir menyebutkan, militer merebut Kardasa pada Jumat 20 september 2013 waktu setempat. Tetapi, menurut sumber militer Mesir, keadaan di Kardasa belumlah stabil.

Pasukan gabungan antara militer dan polisi menyerbu Kardasa sejak Kamis 19 September. Kota ini menjadi target dari otoritas keamanan Mesir setelah terjadi gelombang perlawanan besar terhadap Pemerintah Mesir sejak digulingkannya Presiden Mohamed Morsi pada Juli.

Militer Mesir menahan 85 orang dalam penyerbuan. Sebanyak 21 orang dari 85 yang ditahan tersebut dituntut karena melakukan penyerangan ke pos polisi pada 14 Agustus yang mengakibatkan 11 petugas tewas. Sementara sisanya hanya akan dituntut akibat terlibat dengan organisasi teroris.

Kardasa dikenal sebagai salah satu kota bertensi panas di Mesir. Petugas kerap menerima serangan tiba-tiba dari penduduk setempat yang mendukung Ikhwanul Muslimin. Salah satu korban perlawanan penduduk Kardasa yakni petinggi Kepolisian Mesir, Jenderal Nabel Farraq.
 
Selain melakukan penangkapan terhadap pelaku kericuhan, militer Mesir juga menyita pasokan senjata ilegal yang mereka temukan setelah penyerbuan usai. Senjata yang disita di antaranya senjata api, roket, dan beberapa granat.

Okezone.com

Korea Utara batalkan reuni keluarga

Global News World : Korea Utara menunda reuni keluarga yang dipisahkan oleh Perang Korea yang sebelumnya telah dijadwalkan, sebuah pernyataan pemerintah mengatakan.

Pernyataan itu tidak memberikan rincian selain menuduh pihak konservatif yang tidak disebutkan di Korea Selatan telah dianggap menunjukkan sikap "permusuhan" terhadap Pyongyang.

Korea Utara beberapa kali telah membuat tudingan seperti ini terhadap Korea Selatan.

Penundaan tanpa batas ini merupakan kemunduran setelah peningkatan hubungan secara bertahap diantara kedua negara ini.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari pemerintah Korea Selatan mengenai pengumuman ini.

Hubungan kedua Korea mencapai titik rendah awal tahun ini ketika Korea Utara menyatakan perang terhadap Korea Selatan pada Maret lalu. Hal ini menyusul uji coba nuklir ketiga pada bulan Februari yang memicu sanksi internasional.


Permusuhan

Kedua Korea akan mengadakan enam hari reuni keluarga pada 25-30 September untuk orang yang dipisahkan oleh Perang Korea selama tahun 1950-53.

Tapi Komite Utara untuk Reunifikasi Damai Korea seperti dikutip menyatakan: "Kami menunda reuni keluarga yang akan datang sampai suasana normal tercipta untuk berdiskusi dan bernegosiasi demi sebuah kemajuan."

"Selama pihak konservatif di Selatan melihat hubungan antar Korea dengan permusuhan dan kekerasan... masalah kemanusiaan mendasar seperti reuni keluarga tidak dapat diselesaikan."

Para wartawan mengatakan reuni akan menjadi peristiwa yang sangat simbolis dan akan menjadi yang pertama dalam tiga tahun terakhir.

Program reuni dihentikan setelah Korut menembaki pulau-pulau perbatasan dengan Korea Selatan pada November 2010.

Diperkirakan ada sekitar 72.000 warga Korea Selatan -hampir setengahnya berusia di atas 80 tahun- berada dalam daftar tunggu untuk bergabung dalam acara reuni ini.

Tetapi hanya beberapa ratus orang peserta saja yang dibolehkan ikut setiap tahunnya.

detiknews.com

Pakistan bebaskan pemimpin Taliban

Global News World : Mullah Abdul Ghani Baradar, pendiri kelompok Taliban Afghanistan, telah dibebaskan dari penjara di Pakistan, kata para pejabat.

Sejauh ini belum ada pengumuman resmi tentang peristiwa ini, walaupun pembebasan Mullah Baradar disebut-sebut terkait dengan proses perdamaian di Afghanistan yang tengah diupayakan Kabul.

Mullah Baradar adalah salah seorang dari empat pria yang mendirikan gerakan Taliban di Afghanistan pada 1994.

Dia menjadi sosok penting di balik proses perlawanan Taliban setelah kekuasaan mereka digulingkan oleh invasi pimpinan AS pada 2001.

Dia ditangkap di Karachi, Pakistan pada tahun 2010 lalu.

Juru bicara Taliban di Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengatakan mereka belum dapat mengkonfirmasi berita pembebasan Baradar.

"Kami belum menerima konfirmasi resmi tentang pembebasannya," kata Mujahid kepada kantor berita AFP di Kabul.

Tidak jelas di mana Baradar akan melakukan perjalanan setelah pembebasannya. Dia mungkin pergi ke negara ketiga, kemungkinan Uni Emirat Arab.

Lebih dari 30 pemimpin Taliban telah dibebaskan dari penjara Pakistan dalam beberapa bulan terakhir. Namun para wartawan mengatakan, pembebasan para tahanan Taliban ini tidak banyak berdampak terhadap proses perdamaian.


Duta perdamaian

Penasehat politik pemerintah Afghanistan, yang terlibat pembahasan masalah perundingan perdamaian dengan Taliban, Ismail Qasim Yar, mengatakan kepada BBC bahwa Mullah Baradar adalah "duta perdamaian."

Baradar adalah salah satu pendiri Taliban dan memegang berbagai posisi senior di masa pemerintahan mereka, sebelum kejatuhannya pada tahun 2001.

Dia kemudian melarikan diri ke Pakistan dan selama beberapa tahun memegang posisi komandan militer Taliban.

Mullah Baradar dilaporkan ditangkap dalam serangan rahasia oleh CIA dan agen Pakistan.

Wartawan BBC Aleem Maqbool di Islamabad mengatakan pembebasan salah satu pendiri Taliban dan dalang pemberontakan Afghanistan ini mungkin terlihat sebagai langkah kontra-produktif bagi pemerintah Kabul dan koalisi pimpinan AS.

Tapi Mullah Baradar telah dipandang sebagai salah satu tokoh Taliban yang menunjukkan kesediaan untuk bernegosiasi, kata wartawan BBC.

detiknews.com

Ujian di Inggris akan gunakan online

Global News World : Ujian tradisional menggunakan pensil dan kertas diperkirakan akan menghilang di Inggris dalam waktu satu dekade lagi.

Pena dan kertas ujian akan menjadi suatu bagian dari masa lalu pada 2023 dengan akan dimulainya sistem ujian online, demikian prediksi David Hanson dari Asosiasi Independen Sekolah Persiapan.

"Teknologi akan telah benar-benar dikuasai oleh generasi guru yang dibesarkan dengan sistem itu," kata Hanson.

Menurutnya pada 2023 nanti, matematika, bahasa Inggris dan ilmu pengetahuan alam akan tetap menjadi mata pelajaran inti, tetapi teknologi akan terserap dalam pendidikan.

Alih-alih ujian tertulis, penilaian akan dilakukan dalam sebuah tes online adaptif, dimana siswa mengikuti ujian pada komputer yang menganalisis kemampuan mereka dan dapat menyesuaikan kesulitan soal sesuai kemampuan tersebut, dia mengatakan.


Uji coba

Sebuah sistem yang sama sedang diujicobakan oleh Dewan Ujian Sekolah Independen untuk tes masuk umum yang dilakukan oleh murid sekolah persiapan berusia 13 tahun yang mendaftar ke sekolah senior, kata Hanson kepada BBC News.

Ia juga menambahkan sistem online akan memecahkan beberapa masalah logistik seperti pengiriman ujian dan pengumpulan makalah.

Selain itu, penilaian online berpotensi lebih aman dan akan membantu menghilangkan masalah yang terkait dengan kesalahan yang dibuat oleh penanda individu.

Rod Bristow, presiden Pearson yang selama ini mengadakan ujian kualifikasi akademik dan kejuruan, mengatakan mereka sudah melakukan "hampir 900.000 tes layar di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi."

"Ini membuat proses penilaian lebih cepat, lebih aman, dan yang paling krusial, lebih adil bagi peserta didik karena tidak ada pemeriksa tunggal yang menilai keseluruhan ujian," kata Bristow.

detiknews.com

Oposisi Suriah Tolak Mentah-mentah Tawaran Iran Jadi Penengah Konflik

Global News World : Damaskus - Kelompok oposisi Suriah menolak mentah-mentah tawaran Iran untuk menjadi penengah dalam konflik Suriah. Tawaran Iran untuk memfasilitasi dialog antara oposisi dengan rezim pemerintah Suriah tersebut dianggap tidak serius.

"Usulan Iran tidak serius dan tidak memiliki kredibilitas politik," demikian pernyataan kelompok oposisi yang menamakan diri Koalisi Nasional Suriah seperti dilansir AFP, Sabtu (21/9/2013).

Pernyataan ini muncul setelah Presiden Iran Hassan Rowhani mengutarakan niatnya untuk memfasilitasi dialog antara rezim Presiden Bashar al-Assad dengan kelompok oposisi Suriah. Bagi Koalisi Nasional Suriah, komitmen Iran untuk menjadi penengah dalam konflik Suriah sangat diragukan.

"Akan lebih berguna jika pemimpin Iran menarik pejuang dan ahli militernya dari wilayah Suriah," imbuh Koalisi Nasional Suriah.

Menurut kelompok oposisi, Iran sendiri merupakan bagian dari masalah yang memperparah konflik Suriah. Sejak lama, oposisi Suriah menuding Iran diam-diam mengirimkan tentaranya untuk membantu rezim Assad memerangi kelompok pemberontak Suriah.

Iran juga dikenal sebagai pendukung utama kelompok Hizbullah yang bermarkas di Libanon. Sedangkan Hizbullah sendiri terang-terangnya menyatakan dukungan dan mengirimkan anggotanya untuk membantu rezim Assad.

Kelompok oposisi juga menyebut, otoritas Iran memberikan bantuan dana kepada pemerintah Suriah selama konflik berlangsung.

detiknews

Minggu, 15 September 2013

5 Juta Murid di Suriah Kembali ke Sekolah

Global News World : DAMASKUS - Lima juta murid kembali ke sekolah di Suriah pada awal ajaran tahun baru. Seorang anak berusia lima tahun tampak antusias dengan ransel barunya dan menggenggam tangan orangtua mereka.

Terlihat pula gadis remaja mengenakan mode terbaru berjalan bergandengan tangan dan bergosip setelah liburan musim panas yang panjang. Anak-anak muda lainnya tampak asyik bermain sepak bola sebelum bel masuk untuk memulai kelas.

Tampak pula seorang murid muda di Suriah berjalan di ruang kelas di sebuah sekolah di Abou Roumaneh distrik ibu kota Suriah, Damaskus. Rezim Assad mengawasi murid Suriah kembali dengan keadaan yang berbeda setelah adanya dugaan serangan senjata kimia.

Dilaporkan Sky News, Minggu (15/9/2013), sebelum konflik yang telah membuat 100 ribu orang tewas, banyak anak yang berjalan kaki sendiri ke sekolah. Namun sekarang, sebagian besar dari mereka langsung diantar oleh orangtua.

Diketahui, lebih dari 2.000 dari 22 ribu sekolah di Suriah telah hancur dalam perang. Unicef bahkan mendata sebanyak 3.000 sekolah. Seorang ayah, yang tinggal enam mil (10 kilometer) dari Damaskus mengatakan ia telah mengajari anak-anaknya di rumah selama satu tahun.

Pagi ini ia tiba di sekolah Dar es Salaam yang terletak di pusat ibu kota dengan dua putrinya. "Ini adalah pertama kalinya mereka datang ke sekolah ini," katanya.

"Ada harapan baru sekarang (setelah kesepakatan di Jenewa). Serangan militer Amerika tidak menuai solusinya. Dialog adalah satu-satunya cara," tambah dia.

Setidaknya, kebanyakan anak di Damaskus masih memiliki kesempatan untuk pergi ke sekolah. Sementara satu juta anak-anak Suriah lainnya sekarang berada di tempat pengungsi seperti di Yordania, Lebanon, Irak, dan Mesir, di mana pendidikan mereka jauh lebih berbahaya.

Okezone.com

AS Siap Batalkan Aksi Militernya ke Suriah

Global News World : WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) siap untuk membatalkan aksi militernya dalam menentang Suriah karena sudah selangkah lebih dekat mencapai kesepakatan dengan Rusia atas rencana perlucutan senjata.

Pejabat senior AS mengatakan, mereka tidak mengharapkan resolusi Dewan Keamanan PBB menyertakan potensi penggunaan kekuatan militer terkait penggunaan senjata kimia di Suriah, karena oposisi Rusia.

Komentar mereka, yang dibuat saat kondisi anonim, menunjukkan pemerintahan Barack Obama tidak akan bersikeras termasuk penggunaan kekuatan militer dalam resolusi PBB.

Dilaporkan Metro, Minggu (15/9/2013), namun demikian, Washington bersikeras pada berbagai konsekuensi, di mana Suriah harus menyerahkan senjata kimianya dengan cara diverifikasi.

Setiap kesepakatan pun akan dilakukan, karena saat ini senjata kimia Suriah ditempatkan di bawah kontrol internasional, setelah Presiden Bashar al-Assad mengisyaratkan dia bersedia bekerja sama.

Adapun negosiasi antara kedua pihak mencapai 'titik penting', di mana kedua belah pihak kini 'membuat kemajuan mendekati kesepakatan tentang ruang lingkup senjata kimia.

Okezone.com

Pemerintah Suriah Sambut Kesepakatan AS-Rusia

Global News World : SURIAH - Pemerintah Suriah menyambut kesepakatan internasional mengenai perlucutan senjata kimia sebagai tanda "kemenangan" bagi rezim tersebut.

"Di satu sisi, hal ini membantu Suriah keluar dari krisis dan di sisi lain ini memungkinkan untuk menghindari perang terhadap Suriah," tukas Menteri Dalam Negeri Suriah Ali Haidar, dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Rusia Ria Novosti, seperti dilansir Sky News, Minggu (15/9/2013).

"Ini adalah kemenangan bagi Suriah yang dicapai berkat teman-teman Rusia kita."

Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Rusia akhirnya sepakat untuk mengamankan dan menghancurkan senjata kimia Suriah. Kesepakatan ini dilakukan untuk menghindari ancaman tindakan militer yang bisa berakhir pada perang saudara yang mengerikan.

Kesepakatan tersebut terjadi setelah negosiasi yang intens selama sehari semalam antara Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov serta tim mereka, dua negara besar ini mengumumkan mereka memiliki kerangka kerja untuk membersihkan dunia dari senjata kimia Suriah.

Okezone.com

AS-Rusia Sepakat Lucuti Senjata Kimia Suriah

Global News World : JENEWA - Sebuah terobosan dalam dunia diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia terjadi. Akhirnya, kedua negara besar itu sepakat untuk mengamankan dan melucuti senjata kimia Suriah.

Kesepakatan ini dilakukan untuk menghindari ancaman tindakan militer yang bisa berakhir pada perang saudara yang mengerikan. Demikian dilaporkan Huffington Post, Minggu (15/9/2013).

Negosiasi yang dilakukan secara maraton antara AS dan diplomat Rusia di sebuah hotel di Jenewa menghasilkan kesepakatan men-sweeping dan pengawasan senjata kimia di Suriah.

Kesepakatan itu yakni membuat inventarisasi dan menyita semua komponen program senjata kimia Suriah serta menerapkan sanksi jika pemerintah Presiden Bashar Assad tidak memenuhi persyaratan tersebut.

Setelah negosiasi yang intens selama sehari semalam antara Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov serta tim mereka, dua negara besar ini mengumumkan mereka memiliki kerangka kerja untuk membersihkan dunia dari senjata kimia Suriah.


AS menyebut Assad menggunakan senjata kimia dalam serangan 21 Agustus di pinggiran ibu kota Damaskus, sehingga menewaskan lebih dari 1.400 warga sipil. Serangan itu sempat mendorong Presiden AS Barack Obama untuk melakukan serangan udara. Sampai pada akhirnyaakhir pekan lalu AS memutuskan untuk meminta izin dari Kongres AS.

Okezone.com

Warga Inggris Minta Monopoli Seragam Sekolah Dihapus, Biaya Diturunkan

Global News World : Sekolah-sekolah di Inggris diminta untuk mengambil tindakan mengurangi biaya seragam sekolah untuk membantu para orang tua yang mengahadapi tekanan ekonomi.

Menteri Pendidikan David Laws akan mengeluarkan petunjuk untuk mengakhiri praktek selama ini yang hanya menggunakan satu perusahaan pemasok seragam.

Dengan demikian maka para orang tua bisa melakukan perbandingan dan memilih pemasok yang menawarkan harga termurah.

Kepada BBC, dia menjelaskan upaya itu juga akan menghentikan skema pembagian keuntungan antara sekolah dengan perusahaan pemasok.

Asosiasi Pemerintah Lokal Inggris mengajukan protes berhubung para orang tua harus membayar biaya besar karena pergantian logo sejalan dengan perubahan sekolah anak mereka menjadi akademi.

Walau beberapa sekolah menggunakan seragam umum -yang bisa ditemukan di berbagai toko- banyak yang memiliki seragam berwarna khusus dengan logo sekolah.



Harga layak

Menurut Laws, harga seragam sekolah saat ini tergolong tinggi, khususnya ketika keluarga Inggris sedang menghadapi tekanan keuangan di tengah-tengah perekonomian Inggris yang belum pulih total dari krisis.

"Kenyataannya, terlalu mudah bagi sekolah untuk mengatur pemasok tunggal yang membuat orang tua membayar lebih mahal dari yang seharusnya."

Selain itu tambah Laws, ada juga hal-hal yang sebaiknya dihentiikan. .

"Misalnya, saat ini memungkinkan untuk mendapat skema pengembalian uang karena sekolah mengaturnya dengan pemasok tunggal dan mendapat pembagian keuntungan dari usaha itu."

Bagaimanapun ditegaskan bahwa seragam sekolah amat penting bagi identitas dan kebanggaan namun dengan prinsip orang tua harus membayar harga yang layak.

detiknews.com

Suriah Sambut Baik Kesepakatan AS-Rusia

Global News World : Menteri Rekonsilasi Suriah, Ali Haidar, menyambut baik kesepakatan Amerika Serikat dan Rusia tentang senjata kimia negara itu.

Reaksi pertama pemerintah Damaskus atas kesepakatan tersebut disampaikannya dalam wawancara dengan kantor berita Rusia, Ria Novosti.

"Pada satu sisi, hal itu akan membantu Suriah ke luar dari krisis dan pada sisi lain akan membantu mencegah perang melawan Suriah, melemahkan mereka yang ingin melancarkanya atau alasan untuk itu," jelas Haidar.

"Itu merupakan kemenangan yang dicapai Suriah, terima kasih untuk kawan kami, Rusia."

Sebelumnya AS dan Rusia mencapai kesepakatan bahwa Damaskus harus memberikan semua rincian tentang pasokan senjatanya dan senjata kimia dimusnahkan pada pertengahan 2014.

Jika Suriah gagal memenuhinya maka kesepakatan akan ditegakkan lewat sebuah resolusi PBB dengan dengan penggunaan kekerasan sebagai upaya terakhir.

Presiden Barack Obama sudah menegaskan keyakinannya bahwa pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia dalam menghadapi kelompok pemberontak.
Seruang perluasan larangan
Suriah memberi izin kepada Tim PBB untuk melakukan pemeriksaan.

Pemerintah Washington dan Moskow juga sepakat dengan perkiraan Suriah memiliki 1.000 ton bahan kimia, seperti disampaikan seorang pejabat AS.

Dalam perkembangan lain, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang sejauh ini masih belum sepenuhnya mendukung kesepakatan AS-Rusia.

Sementara kelompok perlawanan di Suriah, Koalisi Nasional, menyerukan agar larangan senjata kimia diperluas dengan mencakup larangan penggunaan rudal balistik dan serangan udara di kawasan perkotaan.

Amerika Serikat sempat mengancam akan melakukan serangan ke Suriah, yang dituduh bertanggung jawab atas serangan kimia yang menewaskan lebih dari 300 orang pada 21 Agustus lalu.

Pemerintahan pimpinan Presiden Bashar al-Assad membantah melakukan serangan tersebut dan menuding pelakunya adalah kelompok pemberontak. Mereka juga memberi izin kepada Tim PBB untuk melakukan penyelidikan di tempat kejadian di pinggiran Damaskus.

Bagaimanapun, ditengah-tengah tercapainya kesepatan, AS menyatakan militernya tetap berada dalam posisi untuk melakukan serangan.

Konflik di Suriah selama sekitar dua setengah tahun diperkirakan sudah menewaskan lebih dari 100.000 orang.

detiknews.com

Selasa, 10 September 2013

Suriah Siap Serahkan Senjata Kimianya ke PBB

Global News world : MOSKOW – Pemerintah Suriah siap menyerahkan pasokan senjata kimia yang dimilikinya ke PBB. Langkah itu diambil untuk mencegah serangan Negara Barat ke Suriah.

Proposal untuk menyerahkan senjata kimia Suriah ke PBB pertama kali diajukan oleh Rusia. Pemerintah Suriah menerima proposal tersebut setelah melakukan komunikasi dengan Rusia.

“Kami menerima proposal Rusia atas dasar kepedulian kami terhadap rakyat dan keamanan negeri,” ujar Menteri Luar Negeri Suriah Walid al Moualem, seperti dikutip The Washington Post, Selasa (10/9/2013).

Proposal Rusia berhasil meredakan isu Suriah yang sempat memanas. Amerika Serikat (AS) dan sekutunya menyambut baik usulan Rusia dan berjanji membatalkan serangan jika proposal itu berhasil dijalankan.

"Tentunya (akan dihentikan serangan itu), bila fakta tersebut (tidak ada senjata kimia) memang ada," ucap Presiden AS Barack Obama.

Pemerintah Rusia mengaku sedang mengerjakan detail proposal bersama dengan rekannya dari Suriah. Rusia juga akan mengajak PBB dan organisasi internasional lainnya dalam proses pembuatan proposal.

Tidak semua pihak menerima proposal dari Rusia. Senator As, John McCain, mencurigai proposal itu hanyalah cara Rusia dan Suriah untuk mengulur waktu.

“Saya pikir mereka hanya ingin mengulr waktu, namun kita tidak bisa begitu saja menolak proposal ini,” imbuh McCain.

Okezone.com