Global News World : WOKING – Pembalap Formula 1 (F1) dari tim McLaren,
Jenson Button berkomentar tentang GP Singapura yang dihelat pada malam
hari –berbeda dengan seri-seri lainnya. Menurutnya, hal tersebut
merupakan hal hebat, dan dia pun terkenang saat pertama kali membalap di
sana.
Jelang balapan di Marina Bay, akhir pekan depan, Button juga mengusung
optimisme, mengingat bagusnya catatan yang diraihnya di sana, sejak dua
tahun lalu. Sehingga, pembalap asal Britania Raya itu pun mengaku tak
sabar untuk segera turun lintasan.
“Saya ingat saat pertama kali kami balapan di Singapura (pada 2008). Itu
terlihat hebat bahwa kami bisa membalap di malam hari. Saya harus
mengatakan , bahwa itu merupakan satu hal yang brilian bagi F1.
Faktanya, grand prix Singapura merupakan salah satu hal hebat pada
modern sport,” ujar Button, seperti dilansir Crash, Minggu (15/9/2013).
“Saya menikmati balapan di sekitar sirkuit Marinya Bay. Walaupun saya
telah finis kedua di pada dua tahun sebelumnya di sana, tahun ini akan
menarik untuk melihat bagaimana mobil kami saat menghadapi permukaan
trek yang tak rata,” lanjut juara F1 dunia pada 2009 tersebut.
Button juga berujar kalau kebugaran sangat dibutuhkan saat melakoni
balapan di Marina Bay. “Ini juga merupakan balapan di mana kebugaran
sangatlah penting. Ini merupakan balapan dengan tantangan paling
membutuhkan fisik (prima) di kalender. Saya benar-benar tak sabar untuk
segera melakoninya,” tutup pembalap berusia 33 tahun itu.
Okezone.com
Tampilkan postingan dengan label Sports. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sports. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 September 2013
Mayweather: Saya Hanya Dengar Ucapan Ayah
Global News World : LAS VEGAS – Petinju asal Amerika Serikat, Floyd
Maymewather Jr. mampu mempertahankan sabuk juara WBA Super Light
Middleweight dan merebut WBC & The Ring Light Middleweight,
usai menang angka atas Saul ‘Canelo’ Alvarez dari Meksiko. Mengomentari
kemenangannya, Mayweather mengaku mendapat bantuan dari sang ayah dari
sudut ring.Pada pertandingan yang dihelat di MGM Grand Hotel & Casino, Minggu (15/9/2013) siang WIB tersebut, Mayweather menunjukkan dominasinya atas Canelo. Pukulan-pukulan yang dilancarkan Mayweather begitu terarah dan efisien, hingga akhirnya membuat Canelo frustrasi, dan meraih kekalahan pertamanya.
“Saya hanya mendegarkan (apa yang dikatakan) di sudut saya, mendengar ucapan ayah saya (Floyd Mayweather Sr.). Dia memiliki plan brilian dan saya bertarung hingga akhirnya menuntaskan pekerjaan dengan baik,” ujar Mayweather, seperti dilansir Eurosport, Minggu (15/9/2013).
Sementara itu, di pihak lawan, Canelo berujar bahwa dirinya memang kesulitan dalam melancarkan pukulan-pukulan ke arah Mayweather. Petinju yang kini memegang rekor 42 kemenangan 1 draw dan 1 kekalahan itu juga memuji Mayweather sebagai petinju cerdas yang kerap mampu menyulitkan lawan-lawannya.
“Saya tak tahu bagaimana cara meraihnya, ya, sesimpel itu. Dia merupakan petarung yang hebat dan sangat cerdas. Ada rasa frustrasi di sana, tapi dia adalah petarung yang hebat. Kami mencoba untuk meriahnya (namun kerap gagal),” ujar Canelo.
Okezone.com
Lorenzo Melesat, Duo Honda Bertarung Ketat
Global News World : MISANO – Pembalap andalan Yamaha, Jorge Lorenzo melesat
jauh dan finis pertama pada gelaran MotoGP San Marino. Sementara itu,
pertarungan ketat sempat terjadi di antara dua rider Honda Marc Marquez dan Dani Pedrosa di mana kedua pembalap tersebut akhirnya menempati peringkat dua dan tiga.
Berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Minggu (15/9/2013) malam WIB, Lorenzo, yang start dari posisi kedua langsung memacu motornya melewati Marquez beberapa saat setelah balapan dimulai. Begitu pun Pedrosa, yang meraih posisi dua, sedangkan Marquez di urutan tiga, disusul Valentino Rossi di tempat keempat.
Pada lap keempat, Marquez yang mencoba menyalip Pedrosa, berbelok terlalu melebar dan hal itu dimanfaatkan Rossi yang langsung menyalipnya. Namun, saat balapan menyisakan 16 lap lagi, Marquez bangkit dan kembali merebut posisi tiga dari Rossi. Dan, saat tersisa 11 lap, pembalap rookie yang membuat sensasi pada musim itu pun menyalip Pedrosa di tempat kedua.
Selanjutnya, pertarungan ketat terjadi di antara duo Honda, sedangkan Lorenzo kian tak terkejar di depan. Sempat saling salip, akhirnya Marquez mampu mengamankan posisi dua hingga lomba berakhir, sedangkan Pedrosa harus puas finis ketiga. Sedangkan Rossi, yang sebelumnya menargetkan diri meraih podium, terpaksa menempati urutan empat.
Berikut hasil lengkap MotoGP San Marino 2013:
1. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 44m 5.522s
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 44m 8.901s
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 44m 12.890s
4. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 44m 20.584s
5. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 44m 27.877s
6. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 44m 28.121s
7. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 44m 36.581s
8. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 44m 48.224s
9. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 44m 50.380s
10. Michele Pirro ITA Ignite Pramac Racing (GP13) 44m 53.340s
11. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 44m 53.533s
12. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 45m 8.676s
13. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 45m 13.122s
14. Hiroshi Aoyama JPN Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 45m 21.050s
15. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 45m 23.429s
16. Claudio Corti ITA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 45m 35.177s
17. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 45m 39.512s
18. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART CRT)* 45m 42.382s
Bryan Staring AUS Go&Fun Honda Gresini (FTR-Honda CRT) DNF
Hector Barbera ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* DNF
Yonny Hernandez COL Paul Bird Motorsport (ART CRT) DNF
Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (ART CRT) DNF
Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) DNF
Lukas Pesek CZE Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT).
Okezone.com
Berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Minggu (15/9/2013) malam WIB, Lorenzo, yang start dari posisi kedua langsung memacu motornya melewati Marquez beberapa saat setelah balapan dimulai. Begitu pun Pedrosa, yang meraih posisi dua, sedangkan Marquez di urutan tiga, disusul Valentino Rossi di tempat keempat.
Pada lap keempat, Marquez yang mencoba menyalip Pedrosa, berbelok terlalu melebar dan hal itu dimanfaatkan Rossi yang langsung menyalipnya. Namun, saat balapan menyisakan 16 lap lagi, Marquez bangkit dan kembali merebut posisi tiga dari Rossi. Dan, saat tersisa 11 lap, pembalap rookie yang membuat sensasi pada musim itu pun menyalip Pedrosa di tempat kedua.
Selanjutnya, pertarungan ketat terjadi di antara duo Honda, sedangkan Lorenzo kian tak terkejar di depan. Sempat saling salip, akhirnya Marquez mampu mengamankan posisi dua hingga lomba berakhir, sedangkan Pedrosa harus puas finis ketiga. Sedangkan Rossi, yang sebelumnya menargetkan diri meraih podium, terpaksa menempati urutan empat.
Berikut hasil lengkap MotoGP San Marino 2013:
1. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 44m 5.522s
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 44m 8.901s
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 44m 12.890s
4. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 44m 20.584s
5. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 44m 27.877s
6. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 44m 28.121s
7. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 44m 36.581s
8. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 44m 48.224s
9. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 44m 50.380s
10. Michele Pirro ITA Ignite Pramac Racing (GP13) 44m 53.340s
11. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 44m 53.533s
12. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 45m 8.676s
13. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 45m 13.122s
14. Hiroshi Aoyama JPN Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 45m 21.050s
15. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 45m 23.429s
16. Claudio Corti ITA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 45m 35.177s
17. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 45m 39.512s
18. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART CRT)* 45m 42.382s
Bryan Staring AUS Go&Fun Honda Gresini (FTR-Honda CRT) DNF
Hector Barbera ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* DNF
Yonny Hernandez COL Paul Bird Motorsport (ART CRT) DNF
Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (ART CRT) DNF
Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) DNF
Lukas Pesek CZE Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT).
Okezone.com
McLaren Targetkan Button & Perez Raih Poin
Global News World : WOKING – McLaren tak memilik target muluk-muluk jelang
gelaran grand prix Singapura di Marina Bay, akhir pekan depan. Prinsipal
McLaren, Martin Whitmarsh mengatakan kalau pihaknya berharap bisa
menyediakan mobil yang kompetitif dan membawa dua pembalap mereka,
Jenson Button dan Sergio Perez meraih poin di Marina Bay.Sebagaimana diketahui, pada musim ini, McLaren mengalami penurunan performa cukup drastis dibandingkan tahun lalu. Dengan line-up Button dan Perez -menggantikan Lewis Hamilton yang hengkang ke Mercedes- McLaren selalu tak mampu menyaingi tim-tim kuat seperti Red Bull, Ferrari, Mercedes, dan Lotus. Bahkan keduanya belum pernah naik podium.
“Fokus kami pada akhir pekan mendatang adalah untuk melanjutkan dan meningkatan (performa) MP4-28. Setelah melewati bagian fast low-downforce dengan, ini akan menjadi kesempatan bagi kami untuk mengukur performa pada sirkuit yang benar-benar berbeda ini. Dan, prioritas kami adalah kedua mobil bisa finis dengan meraih poin,” ujar Whitmarsh, seperti dilansir Crash, Minggu (15/9/2013).
Whitmarsh juga berkomentar tentang balapan di San Marino yang dilangsungkan pada malam hari, berbeda dengan seri-seri lainnya. Menurutnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang hebat yang berhasil dilakukan penyelenggara, dalam membuat gelaran F1 menjadi kian menarik untuk disaksikan.
“Sudah sejak 10 tahun lalu ide balapan malam Formula 1 dimunculkan. Saat itu, saya berpikir kalau hal tersebut sangatlah imajinatif dan ambisius, dan sepertinya tak mungkin (tapi akhirnya, dengan usaha keras,balapan malam pun terwujud di Singapura,” ujar Whitmarsh.
“Bagaimanapun, penyelenggara grand prix Singapura telah menunjukkan determinasi dan ambisinya untuk membawa ide tersebut hingga akhirnya bisa terwujud. Saya pikir, setiap orang di Formula 1 menjadikan seri tersebut sebagai salah satu yang ditunggu setiap tahunnya. Dan, itu juga merupakan keajaiban bagi pertelevisian dalam dunia olahraga,” tutupnya.
Okezone.com
Selasa, 10 September 2013
Sebelum ke Misano, Pedrosa Kunjungi Monza
Global News World : MONZA - Jelang melakoni seri lanjutan MotoGP di San
Marino, pembalap Honda, Dani Pedrosa mengunjungi sirkuit Monza, Italia.
Pembalap yang tengah bersaing memperebutkan titel MotoGP tersebut hadir
sebagai tamu dari perayaan 50 tahun tim Formula 1 (F1), Red Bull (dan
Alpinestars).Pada kesempatan tersebut, pembalap asal Spanyol yang musim lalu menempati peringkat dua pada klasemen akhir MotoGP itu berjalan-jalan ke starting grid dan bertemu dengan legenda F1, Sir Jackie Stewart. Selanjutnya, Perdrosa akan melakukan perjalanan ke San Marino, di mana akan diadakan seri lanjutan MotoGP di sirkuit Misano.
Pedrosa sendiri kini menempati peringkat dua klasemen sementara MotoGP dengan poin 203, di bawah rekannya, Marc Marquez yang berada di puncak dengan poin 233. Namun, usaha pembalap berusia 27 tahun tersebut dalam mengejar Marquez akan mendapat hadangan dari rider Yamaha, Jorge Lorenzo yang kini menempati peringkat tiga klasemen sementara.
Hingga seri ke-12 musim ini, Pedrosa baru meraih dua kemenangan yang didapatnya pada MotoGP Spanyol dan MotoGP Prancis. Namun, dia sempat menderita cedera selangka sehingga tak tampil pada MotoGP Jerman dan tak mampu kompetitif pada MotoGP Amerika Serikat di sirkuit Laguna Seca -finis kelima.
Sementara itu, mengenai catatan saat balapan di Misano, Pedrosa meraih pencapaian terbaik, yaitu pada 2010 di mana dia menjadi pembalap yang finis terdepan. Sedangkan pada musim 2011, pembalap bernama lengkap Daniel Pedrosa Ramal tersebut meraih podium kedua, dan tahun lalu gagal finis.
Okezone.com
Cinta Serena Hanya untuk Tenis
Global News world : NEW YORK - Petenis No.1 dunia asal Amerika Serikat,
Serena Williams, meraih titel grand slam ke-17 dalam kariernya, usai
menjuarai US Open 2013 lalu. Disebut-sebut, kemenangan tersebut buah
hasil dari kekuatan cinta antara dirinya dan sang pelatih Patrick
Mouratoglou, yang dalam beberapa waktu ke belakang didengung-dengungkan.Namun, ketika hal tersebut ditanyakan kepada Serena, petenis berusia 31 tahun itu mengatakan kalau dirinya, untuk saat ini hanya mencintai tenis. Mengenai hubungannya dengan Mouratoglou, Serena enggan berbicara banyak, dan cenderung menghindar dengan mengatakan bahwa dirinya tak ahli dalam urusan percintaan.
“Cinta? Saya pikir, penting untuk memiliknya dalam kehidupan Anda. Saya bukanlah seorang expert dalam hal itu. Setiap orang berkata kalau Anda mendapat satu, beberapa orang lagi berkata Anda mendapat dua. (Sementara) saya, saat ini sangat sangat mencintai tenis,” ujar Serena, seperti dilansir Eurosport, Selasa (10/9/2013).
Serena juga berbicara perihal kapan dia akan gantung raket, mengingat usianya yang sudah menginjak kepala tiga. Petenis yang meraih medali emas pada Olimpiade 2012 lalu itu menuturkan kalau dirinya belum memikirkan pensiun, dan masih ingin mencapai beberapa target yang diusungnya.
“Saya belum memikirkan usia di mana saya akan berhenti. Saya bisa beri tahu Anda ini: Saya tak merasa kalau saya akan pensiun dalam waktu dekat, dan tentu saja, ada beberapa target yang ingin saya capai, dan ingin saya lakukan,” tutup adik kandung dari Venus Williams tersebut.
Okezone.com
Selasa, 27 Agustus 2013
Bartoli: Karier Saya Sudah Habis
Global News World : NEWYORK - Marion Bartoli dengan tegas menyatakan bahwa
dirinya takkan kembali bermain tenis. Petenis asal Prancis ini melihat
bahwa kariernya sebagai petenis profesional sudah habis. Jawara Wimbledon 2013 ini beberapa waktu lalu mengumumkan bahwa dirinya telah pensiun dari tenis. Pengumuman tersebut ia sampaikan usai mundur dari turnamen Toronto dan kalah di babak pertama Cincinnati.
Belakangan, petenis berusia 28 tahun tersebut dikabarkan membuka peluang untuk kembali bermain. Sama seperti yang terjadi Martina Hingis dengan memilih istirahat untuk sementara waktu.
Namun, Bartoli dengan tegas keputusannya untuk saat ini sudah bulat dan tak ada keinginan untuk kembali. Belum lagi, dirinya masih belum bisa melupakan rasa sakit yang dialaminya beberapa lalu karena cedera.
"Kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi. Keputusan kembali bermain akan datang dari keinginan yang kuat. Tetapi, untuk saat ini saya tidak berada dalam situasi tersebut. Karier saya sudah selesai," ucap Bartoli seperti dilansir BBC.
Bartoli yang saat ini tengah menjadi komentator untuk ajang Amerika Terbuka menambahkan bahwa dirinya telah mengonsultasikan semuanya kepada sang Ayah. Beruntung, Ayahnya pun paham akan keputusann dirinya.
"Dia sangat mengerti keputusan saya (untuk pensiun) karena dia tahu lebih dari siapapun di dunia ini semua kerja keras yang saya lakukan dan semua yang saya lewati untuk menjadi juara Grand Slam," katanya.
Okezone.com
"Mundurnya Pirelli Berdampak Pada Semua Tim"
Global News World : SPA - Belum adanya kepastian masa depan Pirelli sebagai
pemasok ban untuk balapan Formula One di musim depan, dinilai bisa
menjadi masalah bagi tim peserta. Hal tersebut dikatakan oleh Direktur
McLaren, Jonathan Neale.Seperti diketahui, bahwa hingga saat ini Pirelli dan Federasi Otomotif Internasional (FIA) belum mencapai kesepakatan soal balapan musim depan. Kabarnya, bahwa Michelin akan kembali menjadi pemasok ban di balapan jet darat ini.
Kondisi seperti ini dilihat Neale bakal menjadi masalah bagi seluruh tim yang sedang mempersiapkan mobil musim depan, terlebih akan adanya perubahan regulasi mesin. Maka dari itu, ia berharap FIA tetap mempertahankan Pirelli.
"Mungkin akan ada dampak yang ditimbulkan dari kepergian Pirelli, jika mereka memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak. Tapi masalahnya, ini bukan hanya untuk kemajuan McLaren semata melainkan seluruh tim yang berada di sini," terang Neale dilansir Planetf1.
“Kami akan terus menunggu kepastian ini. Sebab ini merupakan masalah yang paling rumit, di mana kami harus memahami ban dengan baik mulai dari bentuk, berat, hingga tata letak di kendaraan F1," tutupnya.
Pada musim balapan kali ini, ban memang menjadi permasalahan utama beberapa tim. Berawal dari tes rahasia yang dilakukan oleh pemasok tunggal ban F1 ini bersama Mercedes usai balapan di GP Barcelona.
Belum usai kritikan tertuju pada produsen ban asal Italia ini, masalah kembali datang. Pada GP Inggris, Empat pembalap harus mengalami pecah ban, di antaranya adalah Felipe Massa (Ferrari), Sergio Perez (McLaren), Lewis Hamilton (Mercedes) dan Jean-Eric Vergne (Scuderia Toro Rosso).
Akan tetapi, produsen ban asal Italia ini telah memperkenalkan ban anyarnya pada seri GP Hungaria 2013. Hasilnya pun cukup baik, beberapa peserta balapan mengaku puas akan ban dinamakan P Zero tersebut.
Okezone.com
Pacquiao Cedera Lutut Saat Main Basket?
Global News World : MANILA – Insiden tak menyenangkan dialami Manny
“Pacman” Pacquiao. Petinju asal Filipina itu dikabarkan menderita cedera
pergelangan kaki, saat bermain basket.Pacquiao sudah mulai berlatih untuk mempersiapkan diri, menghadapi Brandon “Bam Bam” Rios yang berlangsung di Macau, 24 November.
Namun, pemusatan latihan Pacman -julukan Pacquiao-, tidak akan dimulai hingga pelatih Freddie Roach tiba di General Santos City, Oktober ini.
Untuk itu, Pacman mencoba menjaga kondisi fisik dengan berolahraga basket. Nahas, kabarnya Pacman justru menuai insiden yang membuatnya terancam urung bertarung.
Tapi, berita itu langsung dibantah oleh Pacman. “Tidak. Karena saya sudah menggunakan pelindung di pergelangan kaki,” jelasnya, kepada ABS-CBNNews, Selasa (27/8/2013).
Kondisi fisik Pacman diragukan. Dia sudah tidak berarung sejak dikalahkan KO oleh Juan Manuel Marquez pada ronde keenam di Desember 2012.
Okezone.com
Sabtu, 24 Agustus 2013
Azarenka: Serena Lawan Terberat Saya
Global News World : NEW YORK – Jelang US Open 2013, Victoria Azarenka
mengusung misi balas dendam, setelah pada tahun lalu kalah dari Serena
di turnamen yang sama tahun lalu. Selain itu, petenis asal Belarusia
tersebut juga mengakui, bahwa Serena adalah lawan terberatnya.Baginya, bertanding melawan Serena merupakan laga terberatnya. Masih dalam ingatan, duel sengit terjadi, ketika Azarenka ditaklukkan oleh petenis andalan Amerika tersebut dengan pertarungan tiga set.
“Setiap kali kami bermain melawan Serena, saya seperti menghadapi tantangan terbesar, Serena adalah lawan terberat saya,” ucap Azarenka, seperti dilansir Yahoo Sport, Sabtu (24/8/2013).
“Bermain di final turnamen apapun menghadapi pemain terbaik dunia, itulah apa yang harus Anda perjuangkan dan bagaimana mengatasi dan mengalahkannya. Saya sudah punya kerugian sebelum melawan dia, tapi saya merasa seperti belajar dari kerugian tersebut, dan itu membantu meningkatkan penampilan saya,” tegasnya.
Kemungkinan pasangan ini bakal kembali bertemu di final, apalagi batalnya andalan asal Rusia, Maria Sharapova untuk mengikuti turnamen bergengsi ini, lantaran cedera.
Namun baik Azarenka, maupun Serena harus lebih dulu mengalahkan lawan-lawannya, jika ingin merealisasikan final ideal. Sementara pada babak pertama, Azarenka bakal berhadapan dengan Dinah Pfizenmaier asal Jerman.
Okezone.com
Kvitova Tak Menyangka Tembus Final
Global News World : NEW YORK – Petenis asal Rep.Ceska, Petra Kvitova sukses
mencapai final, usai menundukkan rekan senegaranya, Klara Zakopalova di
babak semifinal New Haven Open 2013. Namun dia mengaku tak menyangka
bisa menembus partai puncak.Bermain selama 50 menit, Kvitova menyungkurkan rekan senegaranya tanpa belas kasihan, yaitu hanya dengan dua set langsung 6-0 6-1. Sementara di final nanti petenis berusia 23 tahun ini akan berhadapan dengan andalan Rumania, Simona Halep, yang sukses menyungkurkan Caroline Wozniacki juga dengan dua set langsung 6-2 7-5.
“Saya tidak berpikir bahwa saya bakal berhadapan dengan Simona (Halep) sebelumnya. Saya tahu bahwa dia memiliki pergerakan yang sangat baik,” ucap Kvitova, seperti dilansir Yahoo Sport, Sabtu (24/8/2013).
Bagi mantan juara Wimbledon pada 2011 lalu, turnamen yang juga merupakan ajang pemanasan jelang US Open ini merupakan peluang dirinya untuk merebut gelar ke-11 sepanjang karier profesionalnya sejak dua tahun yang lalu.
“Saya diminta dalam konferensi pers pekan ini, jika saya lebih memilih pertandingan lebih pendek. Dan saya berkata, ‘Tentu saja, saya lebih memilih pertandingan yang lebih pendek,” terangnya.
Okezone.com
Vettel Kembali Jadi yang Tercepat
Global News World : FRANCORCHAMPS – Sebastian Vettel menjaga Red Bull untuk
tetap berada di posisi terdepan dalam free practice terakhir sirkuit
Spa, Formula One (F1) Belgia. Sementara berdiri di belakang Vettel, ada
Fernando Alonso dari Ferrari.Pada latihan bebas kedua, pembalap asal Jerman ini juga menjadi yang tercepat. Namun sayang jejak gemilangnya tak diikuti oleh rekan setimnya, Mark Webber yang harus melorot ke posisi ketiga.
Vettel mencatatkan waktu tercepat 1 menit 48.327 detik dan melahap 16 lap. Sementara Alonso tertinggal 0.105 detik di belakang Vettel dengan meraup 14 lap. Sedangkan Webber sebanyak 16 lap dia arungi dan menghasilkan catatan waktu 1 menit 48.533 detik.
Di urutan keempat ada Jean-Eric Vergne. Pembalap Toro Rosso ini berhasil melampaui kecepatan yang dimiliki Felipe Massa yang hanya berada di posisi kelima. Pembalap McLaren Mercedes, Jenson Button, juga harus puas di posisi keenam dengan catatan waktu 1 menit 48.882 detik.
Hasil Lengkap free practice III Formula One Belgia 2013:
Posisi- Pembalap – Tim – Waktu - Gap - Laps
1. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 1m48.327s 16
2. Fernando Alonso Ferrari 1m48.432s +0.105s 14
3. Mark Webber Red Bull-Renault 1m48.533s +0.206s 16
4. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari 1m48.776s +0.449s 15
5. Felipe Massa Ferrari 1m48.788s +0.461s 15
6. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m48.882s +0.555s 13
7. Esteban Gutierrez Sauber-Ferrari 1m48.930s +0.603s 18
8. Romain Grosjean Lotus-Renault 1m48.967s +0.640s 14
9. Nico Rosberg Mercedes 1m48.993s +0.666s 16
10. Kimi Raikkonen Lotus-Renault 1m49.008s +0.681s 17
11. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m49.035s +0.708s 15
12. Lewis Hamilton Mercedes 1m49.046s +0.719s 17
13. Adrian Sutil Force India-Mercedes 1m49.122s +0.795s 15
14. Valtteri Bottas Williams-Renault 1m49.177s +0.850s 15
15. Paul di Resta Force India-Mercedes 1m49.226s +0.899s 14
16. Sergio Perez McLaren-Mercedes 1m49.471s +1.144s 14
17. Nico Hulkenberg Sauber-Ferrari 1m49.478s +1.151s 19
18. Pastor Maldonado Williams-Renault 1m50.418s +2.091s 14
19. Charles Pic Caterham-Renault 1m51.416s +3.089s 15
20. Giedo van der Garde Caterham-Renault 1m51.800s +3.473s 18
21. Jules Bianchi Marussia-Cosworth 1m52.221s +3.894s 17
22. Max Chilton Marussia-Cosworth 1m53.507s +5.180s 18
Okezone.com
Selasa, 20 Agustus 2013
Rosberg Lebih Happy dengan Hamilton Ketimbang Schumi
Global News World : BRACKLEY – Lazimnya seorang pembalap yang meraih
hasil-hasillebih baik di musim ini dari pada musim lalu, dinaungi
beberapa faktor termasuk atmosfer di internal tim. Nampaknya hal itu
yang tengah terjadi pada Nico Rosberg terkait perbedaan rekan setim
musim ini dan musim lalu.Tim prinsipal Ross Brawn yang bisa melihat detail kondisi Rosberg itu. Brawn mengasumsikan pilot asal Jerman itu punya mood dan perasaan bahagia yang lebih baik ketika bermitra dengan Lewis Hamilton ketimbang Michael Schumacher tahun lalu.
Indikasinya, Hamilton yang datang menggantikan Schumi – panggilan Schumacher, dianggap sebagai teladan atau referensi yang jauh lebih baik dari Schumi. Memang legenda hidup yang juga senegara dengan Rosberg itu punya reputasi megah di masa lalu.
Akan tetapi, Schumi gagal menampilkan performa gemilangnya sejak comeback dari masa pensiun pertamanya. Rosberg pun acap lebih unggul namun terbilang ‘kering’ apresiasi maupun pujian dari banyak pihak.
“Lewis menjadi referensi yang luar biasa Nico dan juga tim. Saya pikir, kadang dia (Rosberg) tak bahagia bersama Michael, karena tak punya referensi yang dia butuhkan. Michael sering kesulitan ketimbang Nico (saat balapan),” tutur Brawn kepada TotalRace, Selasa (20/8/2013).
“Apa karena Michael tak segemilang dahulu? Atau apakah karena Nico lebih baik dari orang-orang yang terbiasa memberi pujian (pada Schumi)? Saya rasa, sekarang semua orang menyadari bahwa Nico lebih baik dari yang dipikirkan banyak orang,” tutupnya.
Okezone.com
Cleverly: Pukulan Kovalev Bagaikan Hantaman Martil
Global News World : CARDIFF – Nathan Cleverly masih belum bisa melupakan
kekalahan perdana dalam catatan kariernya, akhir pekan lalu. Petinju
asal Wales itu dikanvaskan Sergey Kovalev setelah satu pukulan telak
menghantam wajah Cleverly di ronde keempat.Sedari awal, Cleverly sedianya sudah tahu gaya bertarung Kovalev yang memang tak punya kecepatan, namun acap menunggu lawan melakukan kesalahan untuk kemudian melontarkan killing punch. Tapi Cleverly lengah hingga menyebabkan gelar Light-Heavyweight versi WBO miliknya berpindah tangan.
“Seharusnya saya tak terkejut karena dengan catatan pertarungannya, pukulan mematikan itu jarang bisa dihindari. Tiap pukulannya bisa membuat Anda terpelanting. Sungguh keras bagaikan (hantaman) martil,” tutur Cleverly, sebagaimana dikutip BoxingScene, Selasa (20/8/2013).
“Sebenarnya dia bukan petinju lincah, hanya saja selalu dapat waktu yang tepat, dia juga bagus menjaga jarak untuk melayangkan pukulannya dengan keras. Ketika Anda tak sengaja mendekat, tiba-tiba dia melepaskan pukulan yang kemudian merobohkan saya,” lanjutnya.
Kekalahan itu pun mendatangkan pikiran lain untuk petinju yang juga punya gelar sarjana matematika dari Universitas Cardiff tersebut. Bayangan menutup karier pada usia dini (26 tahun) mulai terbersit meski Cleverly masih ragu.
“Saya sudah menjalani dua pertarungan berturut-turut dan sekarang, saya benar-benar butuh break. Sekarang waktunya menikmati kehidupan normal untuk beberapa bulan hanya untuk istirahat dan biarkan hasrat saya yang menuntun kemungkinan (pensiun) itu,” tambah Cleverly.
“Saya ingin tahu hasrat saya nantinya apakah saya ingin terus (bertinju). Apakah saya akan tetap di kelas light-heavy? Atau akankah saya tetap melanjutkan karier? Apa saya ingin melakukan sesuatu hal yang lain dalam hidup saya? Itu semua tergantung masa-masa rehat dan biar nanti hasrat saya yang akan menentukan,” pungkasnya.
Okezone.com
Crutchlow: Dominasi Marquez, Pedrosa & Lorenzo Unstoppable
Global News World : INDIANAPOLIS – Usai mengakhiri ‘tur’ Amerika Serikat di
Laguna Seca dan Indy, Cal Crutchlow akan bersiap kembali ke Eropa
jelang GP Rep. Ceska, akhir pekan nanti. Kendati punya kenangan manis di
Brno tahun lalu, Crutchlow tak pede melihat dominasi tiga rider Spanyol yang menguasai dua seri belakangan.Di Laguna dan Indy, berturut-turut lagu kebangsaan Spanyol acap bergema – tak peduli siapa yang menang apakah Marc Márquez, Dani Pedrosa maupun Jorge Lorenzo lantaran ketiganya senegara.
Ke depan, Crutchlow tak hanya menghadapi Brno, tapi juga seri kandang Silverstone 1 September mendatang. Tak ada nada percaya diri yang terlontar karena baginya, dominasi ketiga rider Spanyol itu dirasa belum bisa dihentikan.
“Melihat hasil-hasil sebelumnya, saya mengatakan dominasi ketiganya belum bisa dihentikan karena saya sendiri masih berjarak 17 dan 19 detik dari sang pemenang di dua seri terakhir. Akan tetapi, apapun masih bisa terjadi,” ungkap Crutchlow, seperti disitat MotoGP.com, Selasa (20/8/2013).
“Tiga pembalap terdepan itu berada di level lain. Namun khusus untuk Jorge (yang masih cedera) mampu menekan jarak lima detik dari pemenang balapan sungguh mengesankan. Saya sudah merasa menggeber hingga maksimal tapi saya masih tertinggal 10 detik darinya,” tuntasnya.
Okezone.com
Bautista Memforsir di Awal, Menyesal Belakangan
Global News World : INDIANAPOLIS – Penyesalan selalu datang belakangan.
Dogma itu amat terasa di dada Álvaro Bautista usai hanya mampu finis
keenam di GP Indianapolis, dini hari kemarin (Selasa, 19/8/2013).
Lantaran memaksakan agresivitas di awal race, Bautista gagal mempertahankan tempat keempat.
Pembalap Honda Gresini itu sejak pertengahan lomba, berada di depan Valentino Rossi dan Cal Crutchlow. Namun siapa sangka hingga lap-lap akhir, Bautista tetap dibuntuti ketat oleh kedua joki Yamaha itu.
Padahal sejak awal, Bautista berkeinginan untuk memforsir akselerasi yang akhirnya menghabiskan grip ban, untuk menjauh dari Rossi maupun calon joki Ducati itu. Tapi nasi sudah menjadi bubur dan pada akhirnya, Bautista mesti menyerah ketika Rossi dan Crutchlow melewatinya untuk menduduki posisi keempat dan kelima.
“Sebenarnya saya cukup senang dengan race yang luar biasa itu. Tapi tentu saja saya akan memilih finis keempat ketimbang keenam meski dari cara saya bertarung, hasil itu (keenam) bukanlah hasil yang buruk,” ujar Bautista, seperti diwartakan MotoGP.com, Selasa (20/8/2013).
“Sayangnya, saya sudah lebih memaksakan ban depan dan situasinya tak seperti yang saya harapkan sejak paruh awal lomba. Akhirnya saya harus membayar kesalahan itu ketika saya tak mampu mempertahankan posisi saya dari Crutchlow,” tambahnya.
Terlepas dari itu, rider asal Argentina itu mengaku senang dengan setting-an tepat dan performa motor yang dirasanya sudah cukup kompetitif. Ke depan di dua seri beruntun, Brno dan Silverstone, Bautista berharap tak mengulangi blunder demi hasil yang lebih dari Indy lalu.
“Sangat disayangkan tapi saya cukup senang karena saya merasakan motor dengan lebih baik dan saya beserta tim melakukan pekerjaan bagus. Jadi, saya ingin berterima kasih pada tim saya di Showa, Nissin dan tentu saja Honda. Sekarang, saya tak sabar menantikan seri-seri berikutnya dengan lebih percaya diri,” pungkas Bautista.
Okezone.com
Pembalap Honda Gresini itu sejak pertengahan lomba, berada di depan Valentino Rossi dan Cal Crutchlow. Namun siapa sangka hingga lap-lap akhir, Bautista tetap dibuntuti ketat oleh kedua joki Yamaha itu.
Padahal sejak awal, Bautista berkeinginan untuk memforsir akselerasi yang akhirnya menghabiskan grip ban, untuk menjauh dari Rossi maupun calon joki Ducati itu. Tapi nasi sudah menjadi bubur dan pada akhirnya, Bautista mesti menyerah ketika Rossi dan Crutchlow melewatinya untuk menduduki posisi keempat dan kelima.
“Sebenarnya saya cukup senang dengan race yang luar biasa itu. Tapi tentu saja saya akan memilih finis keempat ketimbang keenam meski dari cara saya bertarung, hasil itu (keenam) bukanlah hasil yang buruk,” ujar Bautista, seperti diwartakan MotoGP.com, Selasa (20/8/2013).
“Sayangnya, saya sudah lebih memaksakan ban depan dan situasinya tak seperti yang saya harapkan sejak paruh awal lomba. Akhirnya saya harus membayar kesalahan itu ketika saya tak mampu mempertahankan posisi saya dari Crutchlow,” tambahnya.
Terlepas dari itu, rider asal Argentina itu mengaku senang dengan setting-an tepat dan performa motor yang dirasanya sudah cukup kompetitif. Ke depan di dua seri beruntun, Brno dan Silverstone, Bautista berharap tak mengulangi blunder demi hasil yang lebih dari Indy lalu.
“Sangat disayangkan tapi saya cukup senang karena saya merasakan motor dengan lebih baik dan saya beserta tim melakukan pekerjaan bagus. Jadi, saya ingin berterima kasih pada tim saya di Showa, Nissin dan tentu saja Honda. Sekarang, saya tak sabar menantikan seri-seri berikutnya dengan lebih percaya diri,” pungkas Bautista.
Okezone.com
Kamis, 15 Agustus 2013
Tsonga Absen di US Open
Global News World : PARIS – Jo-Wilfried Tsonga tidak akan bertanding di US
Open yang berlangsung bulan ini. Tsonga gagal sembuh tepat waktu dari
cedera lutut.Petenis peringkat delapan dunia itu mengaku membutuhkan waktu penyembuhan, dan tidak bisa memastikan apakah kondisi fisik sudah 100 persen sebelum kembali mengikuti turnamen ATP.
“Hari ini saya harus menjaga diri dan memastikan saya bisa bermain 100 persen. Pemikirannya sangat sederhana. Dokter mengatakan kepada saya, paling tidak membutuhkan dua bulan untuk menyembuhkan cedera tendon dan memakan waktu lima bulan untuk benar-benar sembuh,” ujar Tsonga.
“Membutuhkan waktu dua bulan untuk bisa bermain di US Open. Sangat bodoh seandainya tetap bermain di sana setelah mengetahui saya tidak memiliki peluang untuk melakukannya.. Sebab, saya tidak melakukan persiapan dengan baik,” tambah petenis asal Prancis itu,
Tsonga memang sangat akrab dengan cedera selama karier di dunia tenis. “Semua yang terjadi kepada saya sangat membantu. Saya tahu apa yang saya miliki, saya mengerti bagaimana kebutuhannya. Ketika saya mengalami cedera, saya bahkan kembali lebih kuat,” lanjutnya.
Rencananya, petenis 28 tahun itu berniat untuk kembali mengikuti turnamen ATP di Metz, 16 September. “Saya masih memiliki waktu satu bulan. Memang sangat singkat, tapi saya optimis,” kata Tsonga, diberitakan Sky Sports, Kamis (15/8/2013).
Okezone.com
Lakers Kontrak Elias Harris Dua Tahun
Global News World : SEGUNDO – Forward Elias Harris telah sepakat untuk
menandatangani kontrak selama dua tahun bersama Los Angeles Lakers.
Lakers telah mengumumkannya secara resmi.Harris menghabiskan waktu selama empat tahun di Gonzaga. Penampilannya tidak terlalu buruk bersama Gonzaga dengan rata-rata menghasilkan 14.6 poin dan 7.4 rebound pada musim lalu.
Setelah tidak termasuk dalam pemilihan draft NBA, Kamis (15/8/2013), Harris tampil sangat gemilang saat memperkuat Lakers selama bermain di Liga Musim Panas di Las Vegas, bulan lalu. Dia rata-rata menghasilkan 10.2 poin dan 5.6 rebound untuk Lakers.
Harris lahir di Speyer, sebuah kota di barat daya Jerman. Pebasket 24 tahun itu memperkuat Timnas Jerman di Kejuaraan Dunia 2010 dan Eropa 2009.
Harris bergabung dengan center Chris Kaman, yang baru dikontrak oleh Lakers. Kaman juga membela tim nasional Jerman.
Okezone.com
Selasa, 13 Agustus 2013
Spesialnya Indianapolis Bagi Hayden
Global News World : INDIANAPOLIS – Pembalap Ducati Nicky Hayden bakal melakoni balapan kandang MotoGP Indianapolis akhir pekan ini. Itu merupakan home racenya yang terakhir mengingat pada musim depan Hayden bakal diganti Cal Crutchlow.Pembalap kelahiran Owensboro, Kentucky, Amerika Serikat 32 tahun silam ini merasa bahwa Indianapolis berarti spesial untuknya. Meski Negeri Paman Sam mempunyai tiga seri, yakni MotoGP Americas dan MotoGP US, tapi di MotoGP Indianapolislah Hayden merasa benar-benar membalap di kandang sendiri.
Sayangnya, sejak Indianapolis kembali menghelat MotoGP pada 2008 lalu, juara dunia 2006 itu belum pernah sekalipun menang. Prestasi terbaiknya adalah finis kedua dan ketiga pada 2008-2009 silam.
Apapun hasil yang diraih Hayden pada weekend ini, dia tak ambil pusing karena hanya ingin menikmati balapan kandang terakhirnya bersama Ducati, tim yang ia bela selama enam tahun terakhir. Hayden sendiri belum memutuskan apa yang akan dilakukan pada 2014.
“Sungguh menyenangkan bisa beristirahat selama beberapa pekan. Kini, aku tak sabar menatap paruh kedua musim. Semoga hasilnya bakal lebih baik dibanding paruh pertama,” kata Hayden seperti dikutip Crash.
“Senang rasanya bisa kembali ke garasi. Saya tak perlu memberitahu lagi betapa spesialnya Indy bagi saya. Inilah balapan kandang saya yang sesungguhnya,” ujar Hayden.
Okezone.com
Marquez: Tes Stoner Bakal Bantu Honda
Global News World : AALST – Marc Marquez menyambut baik kesediaan
predesesornya, Casey Stoner untuk membantu Honda menguji motor yang akan
jadi andalan di paruh kedua MotoGP musim ini. Menurutnya, masukan yang
diberikan Stoner akan memberikan keuntungan besar buat dirinya dan Dani
Pedrosa.Stoner yang musim lalu memutuskan pensiun dari MotoGP, kembali ke Honda untuk menjadi test driver guna mengembangkan performa RC213V, serta paket motor yang akan dijual ke tim CRT mulai musim depan. Uji coba dilakukan di sirkuis Motegi, Jepang, pada 6-7 Agustus kemarin.
“Bagi kami, itu (kehadiran Stoner sebagai test driver) sangat penting. Saya tidak memiliki informasi soal tes di Motegi karena saya tidak berbicara dengan mekanik di Jepang (terkendala bahasa), tapi saya akan memberikan informasi saat di Indianapolis,” ujar Marquez sebagaimana dikutip Crash.
“Saya rasa, Casey sangat cepat dan dia mampu membawa motor hingga batas maksimal. Tes ini penting untuk Honda, buat Dani dan juga saya. Terkadang, Anda melakukan tes terhadap beberapa bagian baru di motor, tapi jika Anda tidak memaksanya hingga batas maksimal, maka Akan sulit bagi Anda untuk menemukan feel yang bagus,” sambungnya.
Marquez membuat kejutan besar di musim perdananya di MotoGP. Pembalap asal Spanyol yang baru promosi usai menjuarai Moto2 ini di luar dugaan mampu bercokol di puncak klasemen sementara pembalap, mengungguli duo kandidat kuat juara, Dani Pedrosa dan sang juara bertahan, Jorge Lorenzo.
Okezone.com
Langganan:
Postingan (Atom)

