Sabtu, 21 September 2013

Marzuki Alie: Banyak Anggota DPR Tak Kompeten

Global News World : JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie angkat bicara soal ‘lobi toilet’ yang diduga dilakukan anggota Komisi III DPR dengan calon hakim agung, beberapa waktu lalu. Marzuki mengakui tak semua anggota DPR berkompeten di bidangnya.

"Anggota dewan di DPR itu banyak diisi oleh politisi yang tidak berkompeten, ada juga yang malas. Itu kembalikan ke parpol tanggung jawabnya," kata Marzuki Alie dalam disikusi Sindo Trijaya, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2012).

Sebagai Ketua DPR, dia mengaku tidak mempunyai hak untuk menegur anggotanya. Dia pun menyerahkan semuanya kepada ketua fraksi untuk menegur jajarannya.

"DPR itu unik, ketua kok enggak punya wewenang menegur dan memecat. Itu semua diserahkan kepada partai dan komisi. Kalau rekrutmen diserahkan seperti saat ini akan menjadi dampak. Saya tidak yakin akan ada perubahan signifikan nantinya," paparnya.

Dia juga berharap, kritikannya dapat menjadi bahan evaluasi bagi calon anggota DPR periode mendatang. "Tak apa saya dibilang kontroversial dengan pernyataan saya, tujannya untuk negara kok," pungkasnya.

Okezone.com

4 Terobosan Mutakhir Kemenag di Musim Haji 2013


Global News World : Jakarta - Tahun demi tahun pelayanan kenyamanan dan keamanan bagi jamaah haji Indonesia terus ditingkatkan. Untuk mencapai target kenaikan 83 persen kepuasan para tamu Allah, Kementerian Agama (Kemenag) membuat berbagai terobosan seperti 4 hal ini:

Pada tahun 2012, Indonesia menyabet medali emas sebagai penyelenggara ibadah haji terbaik sedunia versi World Hajj and Umrah Convention (WHUC), mengalahkan Malaysia dan Turki.

Musim haji 1434 Hijriah/ 2013 Masehi ini, Kemenag menargetkan angka kepuasan jamaah haji hingga 83 persen. Terobosan-terobosan baru mulai diuji coba terhadap jamaah haji Indonesia mulai dari kantong urine hingga fasilitas penyimpanan uang.

Berikut 4 terobosan muktahir Kemenag seperti dirangkum detikcom, Sabtu (21/9/2013) 

detiknews.com


Prabowo Ancam Pecat Anggota DPRD Sulsel Pemukul Wanita Hamil

Global News World : Jakarta - Gerindra akan mengambil sikap tegas atas tindakan yang dilakukan salah seorang anggota DPRD Sulsel yang melakukan pemukulan terhadap wanita hamil beberapa waktu lalu. Sanksi pemecatan akan diberikan jika terbukti melanggar hukum dan bersalah.

Pemecatan tersebut dilakukan setelah melalui proses klarifikasi oleh Majelis Etik Partai Gerindra.

"Kami sudah banyak memecat kader yang terbukti melakukan pelanggaran hukum. Kader Partai Gerindra harus mempertanggungjawabkan semua perbuatannya," kata Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto leewat rilis yang dikirimkan kepada detikcom, Sabtu (21/9/2013).

Politisi Gerindra yang dimaksud adalah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra, Abdul Chalik Suang. Prabowo mengatakan Majelis Etik Partai Gerindra akan memanggil yang bersangkutan, untuk dimintai keterangan sehubungan dengan kasus yang menimpanya.

"Kami akan memberikan sanksi tegas, dan tidak tertutup kemungkinan dipecat, tergantung hasil Majelis Etik," kata Prabowo.

Prabowo menyebutkan pihaknya telah menindak tegas beberapa kadernya yang melangggar. Sebagai contoh di di NTT dan Jawa Timur.

"Ada yang terlibat kasus susila, dan kasus kriminal lainnya," ucapnya.

"Garis partai sangat jelas, kami memiliki Tri Dharma Partai Gerindra, yaitu berkarya untuk rakyat, belajar dari rakyat, dan berkorban dari rakyat, semua kader harus mengacu kepada tigal hal itu," imbuhnya.

detiknews.com

Korea Utara batalkan reuni keluarga

Global News World : Korea Utara menunda reuni keluarga yang dipisahkan oleh Perang Korea yang sebelumnya telah dijadwalkan, sebuah pernyataan pemerintah mengatakan.

Pernyataan itu tidak memberikan rincian selain menuduh pihak konservatif yang tidak disebutkan di Korea Selatan telah dianggap menunjukkan sikap "permusuhan" terhadap Pyongyang.

Korea Utara beberapa kali telah membuat tudingan seperti ini terhadap Korea Selatan.

Penundaan tanpa batas ini merupakan kemunduran setelah peningkatan hubungan secara bertahap diantara kedua negara ini.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari pemerintah Korea Selatan mengenai pengumuman ini.

Hubungan kedua Korea mencapai titik rendah awal tahun ini ketika Korea Utara menyatakan perang terhadap Korea Selatan pada Maret lalu. Hal ini menyusul uji coba nuklir ketiga pada bulan Februari yang memicu sanksi internasional.


Permusuhan

Kedua Korea akan mengadakan enam hari reuni keluarga pada 25-30 September untuk orang yang dipisahkan oleh Perang Korea selama tahun 1950-53.

Tapi Komite Utara untuk Reunifikasi Damai Korea seperti dikutip menyatakan: "Kami menunda reuni keluarga yang akan datang sampai suasana normal tercipta untuk berdiskusi dan bernegosiasi demi sebuah kemajuan."

"Selama pihak konservatif di Selatan melihat hubungan antar Korea dengan permusuhan dan kekerasan... masalah kemanusiaan mendasar seperti reuni keluarga tidak dapat diselesaikan."

Para wartawan mengatakan reuni akan menjadi peristiwa yang sangat simbolis dan akan menjadi yang pertama dalam tiga tahun terakhir.

Program reuni dihentikan setelah Korut menembaki pulau-pulau perbatasan dengan Korea Selatan pada November 2010.

Diperkirakan ada sekitar 72.000 warga Korea Selatan -hampir setengahnya berusia di atas 80 tahun- berada dalam daftar tunggu untuk bergabung dalam acara reuni ini.

Tetapi hanya beberapa ratus orang peserta saja yang dibolehkan ikut setiap tahunnya.

detiknews.com

Pakistan bebaskan pemimpin Taliban

Global News World : Mullah Abdul Ghani Baradar, pendiri kelompok Taliban Afghanistan, telah dibebaskan dari penjara di Pakistan, kata para pejabat.

Sejauh ini belum ada pengumuman resmi tentang peristiwa ini, walaupun pembebasan Mullah Baradar disebut-sebut terkait dengan proses perdamaian di Afghanistan yang tengah diupayakan Kabul.

Mullah Baradar adalah salah seorang dari empat pria yang mendirikan gerakan Taliban di Afghanistan pada 1994.

Dia menjadi sosok penting di balik proses perlawanan Taliban setelah kekuasaan mereka digulingkan oleh invasi pimpinan AS pada 2001.

Dia ditangkap di Karachi, Pakistan pada tahun 2010 lalu.

Juru bicara Taliban di Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengatakan mereka belum dapat mengkonfirmasi berita pembebasan Baradar.

"Kami belum menerima konfirmasi resmi tentang pembebasannya," kata Mujahid kepada kantor berita AFP di Kabul.

Tidak jelas di mana Baradar akan melakukan perjalanan setelah pembebasannya. Dia mungkin pergi ke negara ketiga, kemungkinan Uni Emirat Arab.

Lebih dari 30 pemimpin Taliban telah dibebaskan dari penjara Pakistan dalam beberapa bulan terakhir. Namun para wartawan mengatakan, pembebasan para tahanan Taliban ini tidak banyak berdampak terhadap proses perdamaian.


Duta perdamaian

Penasehat politik pemerintah Afghanistan, yang terlibat pembahasan masalah perundingan perdamaian dengan Taliban, Ismail Qasim Yar, mengatakan kepada BBC bahwa Mullah Baradar adalah "duta perdamaian."

Baradar adalah salah satu pendiri Taliban dan memegang berbagai posisi senior di masa pemerintahan mereka, sebelum kejatuhannya pada tahun 2001.

Dia kemudian melarikan diri ke Pakistan dan selama beberapa tahun memegang posisi komandan militer Taliban.

Mullah Baradar dilaporkan ditangkap dalam serangan rahasia oleh CIA dan agen Pakistan.

Wartawan BBC Aleem Maqbool di Islamabad mengatakan pembebasan salah satu pendiri Taliban dan dalang pemberontakan Afghanistan ini mungkin terlihat sebagai langkah kontra-produktif bagi pemerintah Kabul dan koalisi pimpinan AS.

Tapi Mullah Baradar telah dipandang sebagai salah satu tokoh Taliban yang menunjukkan kesediaan untuk bernegosiasi, kata wartawan BBC.

detiknews.com

Ujian di Inggris akan gunakan online

Global News World : Ujian tradisional menggunakan pensil dan kertas diperkirakan akan menghilang di Inggris dalam waktu satu dekade lagi.

Pena dan kertas ujian akan menjadi suatu bagian dari masa lalu pada 2023 dengan akan dimulainya sistem ujian online, demikian prediksi David Hanson dari Asosiasi Independen Sekolah Persiapan.

"Teknologi akan telah benar-benar dikuasai oleh generasi guru yang dibesarkan dengan sistem itu," kata Hanson.

Menurutnya pada 2023 nanti, matematika, bahasa Inggris dan ilmu pengetahuan alam akan tetap menjadi mata pelajaran inti, tetapi teknologi akan terserap dalam pendidikan.

Alih-alih ujian tertulis, penilaian akan dilakukan dalam sebuah tes online adaptif, dimana siswa mengikuti ujian pada komputer yang menganalisis kemampuan mereka dan dapat menyesuaikan kesulitan soal sesuai kemampuan tersebut, dia mengatakan.


Uji coba

Sebuah sistem yang sama sedang diujicobakan oleh Dewan Ujian Sekolah Independen untuk tes masuk umum yang dilakukan oleh murid sekolah persiapan berusia 13 tahun yang mendaftar ke sekolah senior, kata Hanson kepada BBC News.

Ia juga menambahkan sistem online akan memecahkan beberapa masalah logistik seperti pengiriman ujian dan pengumpulan makalah.

Selain itu, penilaian online berpotensi lebih aman dan akan membantu menghilangkan masalah yang terkait dengan kesalahan yang dibuat oleh penanda individu.

Rod Bristow, presiden Pearson yang selama ini mengadakan ujian kualifikasi akademik dan kejuruan, mengatakan mereka sudah melakukan "hampir 900.000 tes layar di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi."

"Ini membuat proses penilaian lebih cepat, lebih aman, dan yang paling krusial, lebih adil bagi peserta didik karena tidak ada pemeriksa tunggal yang menilai keseluruhan ujian," kata Bristow.

detiknews.com

8 Saksi Diperiksa Polisi Terkait Kasus Penjualan Bayi

Global News World : Bandung - Polda Jabar telah memeriksa 8 orang saksi terkait dengan penjualan bayi yang dilakukan oleh tersangka bidan TM (50). Polisi pun masih mencari orang tua bayi yang dijual oleh bidan TM serta orang yang membeli bayi tersebut. Dari 7 bayi yang dijual TM, hanya 1 yang bisa diselamatkan dengan aksi penyamaran polisi.

"Saksi yang sudah diperiksa untuk kasus penjualan bayi ini ada 8 orang," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, Sabtu (20/9/2013).

Tersangka TM sendiri saat ini telah diamankan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Jabar.

Barang bukti yang telah diamankan sejauh ini yaitu surat-surat pelepasan hak antara bidan dan ibu untuk 6 bayi yang telah dijual. "Kami akan terus telusuri. Karena patut menduga apakah ibu bayi itu juga melakukan tindak pidana perdagangan orang atau tidak," katanya.

Bayi berusia 1 minggu yang berhasil diselamatkan oleh Unit PPA kini berada dibawah pengasuhan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat.

detiknews.com

Vanny Rossyane Dikunjungi Ibunda dan Sudah Nggak Sakau Lagi

Global News World : Jakarta - Eks kekasih gembong 1,4 juta ekstasi Freddy Budiman, Vanny Rossyane sudah tidak sakau lagi. Saat diperiksa polisi Kamis (19/9/2013), model majalah dewasa itu sudah bisa diajak bicara asyik.

"Dia sudah nggak sakau, sudah ceria. Dia sudah mau makan dan ngobrol sudah asyik, nggak seperti hari Selasa setelah ditangkap Senin (16/9/2013) malam," kata Hazmin Andalusi Sutan Muda dari Farhat Abbas dan rekan, ketika dihubungi detikcom, Sabtu (21/9/2013).

Menurut Hazmin, Vanny sudah dijenguk ibunya pada Kamis (19/9/2013). Namun Vanny tidak suka akan kunjungan ibunya tersebut.

"Kita juga nggak tahu tiba-tiba hari Kamis (19/9/2013) ibunya datang. Tapi kata Vanny, ibunya jangan datang ke sini. Nanti malah membuat ibunya menangis," ucap Hazmin.

Vanny sudah diperiksa sejak Selasa (17/9/2013) dan Kamis (19/9/2013) setelah dicokok pada Senin (16/9/2013) malam karena kedapatan mengkonsumsi shabu. Menurut Hazmin, Vanny dilontarkan sekitar 30 pertanyaan pada Kamis.

"Pertanyaan yang hari Kamis lebih mendalami siapa Harun. Dia memakai narkoba dari kapan. Katanya Vanny pakai narkoba dari SMP. Vanny akui itu tapi dia keberatan, saat ditangkap, dibilang pakai narkoba," tutur Hazmin.

Vanny dicokok polisi dengan barang bukti sabu di sebuah hotel di Jakarta Barat. Namun, menurut Wamenkum HAM Denny Indrayana sebagai wistlebower yang mengungkap adanya fasilitas mewah untuk Freddy Budiman di LP Cipinang, Vanny seharusnya tidak ditahan.

Vanny sempat risau dengan penahanannya yang satu gedung dengan Freddy karena dipinjam Direktorat IV Polri untuk kelengkapan pemeriksaan atas kasus membangun pabrik sabu di LP Cipinang . Namun Jumat (20/9/2013), Freddy sudah dikembalikan lagi ke LP Nusakambangan setelah dipinjam selama hampir sebulan.

detiknews.com

Oposisi Suriah Tolak Mentah-mentah Tawaran Iran Jadi Penengah Konflik

Global News World : Damaskus - Kelompok oposisi Suriah menolak mentah-mentah tawaran Iran untuk menjadi penengah dalam konflik Suriah. Tawaran Iran untuk memfasilitasi dialog antara oposisi dengan rezim pemerintah Suriah tersebut dianggap tidak serius.

"Usulan Iran tidak serius dan tidak memiliki kredibilitas politik," demikian pernyataan kelompok oposisi yang menamakan diri Koalisi Nasional Suriah seperti dilansir AFP, Sabtu (21/9/2013).

Pernyataan ini muncul setelah Presiden Iran Hassan Rowhani mengutarakan niatnya untuk memfasilitasi dialog antara rezim Presiden Bashar al-Assad dengan kelompok oposisi Suriah. Bagi Koalisi Nasional Suriah, komitmen Iran untuk menjadi penengah dalam konflik Suriah sangat diragukan.

"Akan lebih berguna jika pemimpin Iran menarik pejuang dan ahli militernya dari wilayah Suriah," imbuh Koalisi Nasional Suriah.

Menurut kelompok oposisi, Iran sendiri merupakan bagian dari masalah yang memperparah konflik Suriah. Sejak lama, oposisi Suriah menuding Iran diam-diam mengirimkan tentaranya untuk membantu rezim Assad memerangi kelompok pemberontak Suriah.

Iran juga dikenal sebagai pendukung utama kelompok Hizbullah yang bermarkas di Libanon. Sedangkan Hizbullah sendiri terang-terangnya menyatakan dukungan dan mengirimkan anggotanya untuk membantu rezim Assad.

Kelompok oposisi juga menyebut, otoritas Iran memberikan bantuan dana kepada pemerintah Suriah selama konflik berlangsung.

detiknews

Dipecat karena Sabu, Ini Awal Mula Kolonel Herman Kenal dengan Narkoba

Global News World : Jakarta - Karier 28 tahun Kolonel Herman Rosyadi harus berakhir karena narkoba dan juga wanita. Dosen di Akademi Angkatan Udara (AAU) itu juga dihukum 1,5 tahun penjara oleh Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta.

"Saya mengenal narkotika jenis sabu sejak berdinas di Bais TNI karena saya pernah mendapat perintah untuk mencari anggota TNI yang terlibat narkoba sehingga untuk masuk ke dalam lingkungan pemakai narkoba maka saya harus memakai juga," kata Koloner Herman seperti tertuang dalam putusan pengadilan militer yang dikutip detikcom, Jumat (20/9/2013).

Kolonel Herman mengaku sudah memakai sabu delapan kali dengan rentang pakai sebulan sekali dan menikmatinya sendiri. Saat tertangkap pada 29 Januari 2012, Kolonel Herman mengaku sedianya mengantarkan OS, teman zinanya ke kos OS, tetapi sudah tutup. Lalu OS diajak menginap di mess Wira Adidharma, Lanud Adisutjipto, Yogyakarta. Lantas terjadilah hubungan terlarang dan dilanjutkan dengan pesta narkoba.

"Saya belum pernah sakau," ceritanya.

Keterangan itu bertentangan dengan kesaksian OS. Perempuan berusia 34 tahun itu mengaku pernah memakai sabu bersama dengan Kolonel Herman 5 kali di mess tersebut. OS juga mengaku lebih dari 10 kali berhubungan badan dengan Kolonel Herman meski Kolonel Herman sudah beristri.

Atas perbuatan itu, oditur militer menuntut Kolonel Herman dihukum 2 tahun. Atas hal itu, Kolonel Herman pun meminta hukuman ringan karena dia merasa menjadi korban narkoba dan orang tuanya yang tengah sakit-sakitan. Kolonel Herman meminta direhabilitasi, bukan dipenjara.

"Saya juga mempunyai tanggungan seorang adik yang masih sekolah yang membutuhkan biaya," pintanya.

Namun majelis hakim yang terdiri dari Kolonel Yan Akhmad Mulyana, Kolonel Dedy Suryanto dan Kolonel Mahmud tidak terpengaruh. Ketiganya memberikan hukuman setimpal kepada kolonel yang pernah ikut dalam operasi Seroja itu.

"Memidana 1 tahun dan 6 bulan. Pidana tambahan dipecat dari dinas militer," putus majelis pada 4 Juli 2013 lalu.

detiknews